// <![CDATA[CARDIOVASCULAR HOSPITAL :]]> ANNISA PUSPITA / 212011121 Penulis Theresia Pynkyawati, Ir, MT. Erisa Weri Nydia, ST, M. Sc Dian Duhita, ST, MT
Berdasarkan Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional 2007 Kementrian Kesehatan, di indonesia prevelensi PJK (penyakit jantung koroner) sebesar 7,2% dari 14 juta orang Indonesia mengidap penyakit jantung. Penyakit mematikan ini sangat dipengaruhi oleh pola hidup dan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang kurang sehat. Untuk meminimalisir permasalahan tersebut perlu adanya penanganan khusus , salah satunya adalah dengan merancang sebuah rumah sakit spesialis jantung yang dirancang sesuai ketentuan dan peraturan yang ada dengan baik dan benar, baik dari segi perancangan, keamanan, dan kenyamanan bagi penggunanya. Dalam buku berjudul “View Through A Window May Influence Recovery from Surgery” membahas kebutuhan emosional pasien dan pengaruh desain pada keselamatan pasien dan kesehatan. Ia merekomendasikan integrasi alam dalam fasilitas kesehatan. Karena karyanya di bidang ini, kita belajar bahwa merancang dalam prinsip-prinsip dasar alam dapat menyebabkan hasil yang positif. Oleh karena itu selain dari segi pelayanan rumah sakit yang baik, interior pada rumah sakit ini di desain dengan menggunakan material alami seperti kayu dan batu alam dsb, agar memberikan kesan hangat bagi pengguna yang berada di dalam rumah sakit tersebut. Dengan demikian, dengan menerapkan konsep Healing Design yang menerapkan warna – warna yang tenang yang berkaitan dengan alam serta menggunakan material – material alam pada interior bangunan rumah sakit spesialis jantung ini, diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan pasien.