// <![CDATA[Kajian Fermentasi Ethanol Secara Continue dengan Batu Apung sebagai Media Penambat pada Fermentor Kolom Fixed Bed]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Hany Figurhawa/14-2012-049 Penulis Muhammad Gandi/14-2012-072 Dosen Pembimbing 1 0024095401 - Suparman Juhanda, Ir.,M.Eng .
Produksi etanol semakin meningkat setiap tahunnya seiring dengan semakin besarnya kebutuhan akan etanol. Etanol banyak digunakan sebagai sintesa bahan kimia, sebagai pelarut, dan dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar bensin. Kesulitan yang sering dijumpai dalam proses fermentasi yaitu sulitnya pemisahan antara produk dan mikroorganisme yang digunakan. Metode sel tertambat (immobilized cell) dapat menjadi salah satu metode yang dapat dijadikan alternatif dan batu apung dapat dijadikan sebagai media penambatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi etanol dan perolehan etanol yang dihasilkan pada proses fermentasi glukosa secara continue menggunakan fermentor kolom fixed bed dengan batu apung sebagai media penambatnya. Jenis ragi yang digunakan adalah Saccharomyces cerevisiae. Parameter pada penelitian ini yaitu konsentrasi glukosa 150 g/L dengan temperatur 34°C, pH 4,5, tinggi batu apung 50 % tinggi fermentor, dan jumlah sel yang ditambatkan. Sedangkan variabel pada penelitian ini meliputi kondisi sel yaitu free cell dan immobilized cell, ukuran batu apung dengan ukuran 16/18 mesh dan 6/8 mesh, dengan laju alir 1.652 ml/min, 0.828 ml/min, dan 0.555 ml/min (dengan kapasitas fermentor 4.2 L ). Dari hasil penelitian diperoleh untuk kondisi terbaik adalah kondisi immobilized cell dengan ukuran batu apung 16/18 mesh dengan waktu tinggal 3 hari dengan perolehan etanol sebesar 61.8 %v/v, dan nilai yield etanol sebesar 23.22 %b/b dan rata-rata persentase sel yang lepas 0.213 %.