// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK MAN HOLE MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)DI PT. INTI PINDAD MITRA SEJATI (IPMS)]]> Ambar Harsono, Ir., M.T. Gita Permata Liansari, S.T., M.T. Lisda Widyanti/13-2011-175 Penulis
PT. Inti Pindad Mitra Sejati (IPMS) yang merupakan suatu perusahaan dari hasil perubahan kompetensi PT. INTI yang bergerak dibidang jasa dimana akan bekerja sama dengan PT. PINDAD untuk mengedepankan salah satu unit produksinya, PT. Inti Pindad Mitra Sejati (IPMS) menghasilkan banyak produk yang terbagi dengan beberapa divisi didalamnya, salah satunya ialah divisi logam yaitu produk man hole masih sering terjadi kegagalan pada produk hasil produksi sering terjadi kegagalan yang terkadang kegagalan tersebut berulang karena belum adanya perbaikan yang serius dan sistematis. Tindakan pencegahan kegagalan dari suatu produk yang dihasilkan oleh PT. Inti Pindad Mitra Sejati (IPMS) dengan menggunakan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) membantu proses identifikasii kegagalan yang timbul dalam proses produksi produk untuk mengurangi resiko kegagalan, awal dari menggunaan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) dengan menentukan failure mode didapatkan rating severity, occurance dan detection. Setelah didapatkan nilai RPN, menentukan prioritas perbaikan potential cause menggunakan diagram pareto. Akar dari potential cause lebih mendalam menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) berdasarkan potential cause menggunakan diagram pareto. Metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk menganalisa penyebab-penyebab kegagalan. Rencana perbaikan produk adalah dengan melakukan maintenance yang baik pada setiap mesin, memberi pelatihan untuk operator, memberi catatan harian dan display yang baik,perketat pengawasan.