// <![CDATA[PERANCANGAN PRODUK GITAR ELEKTRIK AKUSTIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE REVERSE ENGINEERING]]> Arie Desrianty, ST., M.T. Tubagus Rizqan Nuzulan/13-2011-037 Penulis Cahyadi Nugraha, ST., M.T
Gitar merupakan salah satu bagian dari alat musik yang digemari oleh banyak orang baik itu dari luar negeri maupun dalam negeri. Perkembangan produk alat musik gitar juga tidak dapat dilepaskan dari keberhasilan dari penemu gitar tersebut, karena gitar yang semula hanya ada satu jenis yaitu gitar akustik berkembang menjadi gitar elektrik dimana gitar dapat digunakan dengan menggunakan listrik. Gitar akustik menghasilkan suara yang didapatkan dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan tempat pengikat senar ke dalam ruang suara yang beresonansi terhadap kayu badan gitar. Pada umumnya gitar akustik banyak digunakan untuk para pemula yang ingin belajar alat musik gitar, sedangkan gitar elektrik merupakan gitar yang menghasilkan suara menggunakan pickup untuk mengubah bunyi atau getaran dari senar gitar menjadi arus listrik. Gitar elektrik banyak digunakan oleh pengguna gitar ketika sudah mahir dan mengerti akan musik seperti apa yang diinginkan, karena dengan menggunakan gitar elektrik dapat menghasilkan karakter suara yang bermacam – macam. Kedua jenis gitar tersebut tentu memiliki karakter suara yang berbeda sehingga akan sangat berpengaruh dengan gaya permainan orang yang memainkannya, selain itu juga berpengaruh terhadap genre musik yang sangat amat beragam. Setiap konsumen tentu memilki ciri khas dalam permainan ataupun alat yang dipakainya. Oleh karena itu banyak konsumen alat musik gitar yang ingin mendapatkan produk gitar yang sesuai dengan kebutuhannya terutama kosumen yang menggunakan gitar elektrik tetapi membutuhkan sound gitar clean yang bersih dan low tuning, tetapi dalam kondisi tersebut tidak terdapat di gitar elektrik karena sound clean pada gitar elektrik membutuhkan bantuan efek agar mendapatkan sound clean yang bersih dan memiliki cirri khas