Detail Cantuman

ANALISIS KECEPATAN REAKSI PENGATUR PERJALANAN KERETA API DI STASIUN BESAR KELAS A DAN B DAERAH OPERASI II BANDUNG

ANALISIS KECEPATAN REAKSI PENGATUR PERJALANAN KERETA API DI STASIUN BESAR KELAS A DAN B DAERAH OPERASI II BANDUNG


Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) merupakan merupakan awak darat yang
berperan penting dalam keberlangsungan perjalanan kereta api dan mempunyai beban
kerja tinggi, dituntut teliti, sigap dan waspada. Kemampuan kerja lebih rendah dari beban
kerja akan menimbulkan ketidaknyamanan, overstress, kelelahan (Tarwaka, 2004).
Kelelahan yang dirasakan PPKA dapat mempengaruhi kecepatan reaksi, kecepatan reaksi
akan lebih lambat ketika partisipan mengalami kelelahan (Welford, 1968 dalam Konsinski,
2012).
Beban kerja PPKA Stasiun Bandung seharusnya lebih besar dari beban kerja
PPKA Stasiun Kiaracondong dilihat dari jumlah jalur, kepadatan lalu lintas, jumlah
keberangkatan dan kedatangan kereta yang lebih banyak, maka dari itu penelitian ini
bertujuan untuk membuktikan hal tersebut. Perbandingan terhadap pengukuran kecepatan
reaksi yang dialami PPKA Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong menggunakan
metode objektif untuk mengukur waktu kecepatan reaksi menggunakan software Direct RT
yang dilakukan 4 kali pengukuran sebelum dan sesudah dinasan pada shift siang dan
malam dengan stimulus T5 dan T6 dan faktor kelelahan diukur dengan software Fatique
Index Calculator berdasarkan waktu kerja.
Hasil dari pengukuran kelelahan menunjukkan 87,5% terjadi pada shift malam,
kelelahan yang dirasakan PPKA Kiaracondong lebih besar dari PPKA Bandung.
Pengukuran kecepatan reaksi menunjukkan seluruh pengujian PPKA dengan tes T5
dibawah rata-rata, sedangkan dengan tes T6 25% diatas rata-rata. Kecepatan reaksi ratarata
menurun sebanyak 78% pada saat dinasan malam. Adanya perbedaan kecepatan
reaksi sebelum dan sesudah dinasan terjadi pada shift malam Stasiun Kiaracondong
dengan tes T6. Hal tersebut dikarenakan pengukuran ke-2 PPKA GA terjadi gangguan
wesel yang mengganggu konsentrasi. Tidak ada perbedaan rata-rata kecepatan reaksi
pada kedua stasiun. Sebanyak 75% penurunan kecepatan reaksi sesudah dinasan
disebabkan oleh kelelahan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang BAYU SETIA INDRAWAN/13-2012-058 - Personal Name
Arie Desrianty, S.T., M.T. - Personal Name
Lauditta Irianti, S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 1913TI/16
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2016
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2016).ANALISIS KECEPATAN REAKSI PENGATUR PERJALANAN KERETA API DI STASIUN BESAR KELAS A DAN B DAERAH OPERASI II BANDUNG().Teknik Industri:FTI

.ANALISIS KECEPATAN REAKSI PENGATUR PERJALANAN KERETA API DI STASIUN BESAR KELAS A DAN B DAERAH OPERASI II BANDUNG().Teknik Industri:FTI,2016.Text

.ANALISIS KECEPATAN REAKSI PENGATUR PERJALANAN KERETA API DI STASIUN BESAR KELAS A DAN B DAERAH OPERASI II BANDUNG().Teknik Industri:FTI,2016.Text

.ANALISIS KECEPATAN REAKSI PENGATUR PERJALANAN KERETA API DI STASIUN BESAR KELAS A DAN B DAERAH OPERASI II BANDUNG().Teknik Industri:FTI,2016.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id