// <![CDATA[PENJADWALAN PERAWATAN MESIN MENGGUNAKAN METODE PROPORTIONAL HAZARD MODEL DAN TOTAL TIME ON TEST PLOTTING DI PT. AGRONESIA INKABA BANDUNG]]> BAHRUL ILMI/13-2011-244 Penulis Drs. R. Hari Adianto M.T. Gita Permata L. S.T, M.T.
Perawatan merupakan tindakan yang dilakukan untuk menjamin ketersediaan mesin pada saat proses produksi dengan melakukan kegiatan menjaga ataupun memelihara fasilitas produksi. Dengan melakukan penjadwalan perawatan mesin secara berkala diharapkan dapat meminimalisasi kerusakan pada saat proses produksi. Penjadwalan perawatan pencegahan mesin yang ada di kelompok produk otomotif di PT. Agronesia divisi teknik karet Inkaba saat ini hanya memiliki perawatan pencegahan setiap 3 atau 6 bulan sekali. Perusahaan juga menerapkan perawatan secara corrective maintenance. Mesin Panstone transfer mould merupakan salah satu mesin yang digunakan dalam pembuatan akhir produk pada kelompok produk otomotif di PT. Agronesia divisi teknik karet Inkaba. Tingginya tingkat kerusakan yang dialami mesin Panstone transfer mould mengakibatkan terhambatnya proses produksi sehingga dibutuhkan penjadwalan perawatan yan tepat. Pada penelitian kali ini metode penjadwalan perawatan yang dilakukan menggunakan metode proportional hazard model dan total time on test plotting untuk mendapatkan jadwal perawatan dengan memperhatikan variabel yang dimonitor. Data-data yang dibutuhkan dalam pengolahan data yaitu data kerusakan, data alat dan bahan dan data variabel yang dimonitor. Pemilihan komponen kritis dilakukan dengan menggunakan diagram Pareto berdasarkan data kerusakan dan frekuensi kerusakan. Komponen kritis yang terpilih adalah komponen seal (UHS-70) dan termocopel. Penjadwalan perawatan tanpa memperhatikan variabel dimonitor dilakukan untuk kedua komponen, namun untuk penjadwalan dengan memperhatikan variabel dimonitor hanya dilakukan pada komponen seal (UHS-70), dimana variabel yang dimonitor adalah tekanan dari pelumas yang digunakan untuk proses pemindahan cetakan ke base press selama selang waktu kerusakan. Hasil penelitian ini yaitu selang waktu perawatan untuk komponen seal (UHS-70) adalah 35 hari dan untuk komponen termocopel adalah 45 hari.