// <![CDATA[RUMAH SAKIT MAKULA RUMAH SAKIT MATA KELAS B :]]> Hesty Noor Hidayati / 212013017 Dosen Pembimbing 1 Eggi Septianto, ST., MT. Ir. THOMAS BRUNNER M.M.
Rumah sakit adalah bangunan gedung atau sarana kesehatan yang memerlukan perhatian khusus dari segi keamanan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Rumah Sakit Khusus adalah sarana kesehatan yang memberikan pelayanan utama pada suatu jenis penyakit tertentu berdasarkan kekhususannya. Rumah Sakit Mata adalah rumah sakit khusus memberikan pelayanan utama untuk mata. Kesehatan mata sangat penting bagi kehidupan manusia dan mampu menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurut Menteri Kesehatan RI, gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia menurut Survei Kesehatan Indera tahun 1993-1996 menunjukkan 1,5% penduduk Indonesia mengalami kebutaan disebabkan oleh katarak (52%), glaukoma (13,4%), kelainan refraksi (9,5%), gangguan retina (8,5%), kelainan kornea (8,4%) dan penyakit mata lain. (Sumber : www.depkes.go.id, Februari 2015). Tema yang digunakan dalam perancangan Rumah Sakit Makula, Bandung adalah Building Environment for Low Vision People. Arti dari tema adalah lingkungan yang diciptakan di dalam bangunan untuk menunjang penderita penyakit mata khususnya penderita Low Vision. Low Vision adalah seseorang yang memiliki ketajaman penglihatan yang menurun/lemah dan atau ada kelainan pada luas pandang atau pada visual system (The United States standards for Low Vision Services). Building Environment for Low Vision People yang diterapkan pada Rumah Sakit Mata Makula ini dirancang melalui pendekatan arsitektur perilaku yang diaplikasikan pada penataan sirkulasi, penggunaan ram yang dominan dan hal-hal lain yang menunjang aktifitas penderita low vision.