STUDI KELAYAKAN EKONOMI MODA KERETA API PONTIANAK – ARUK, KALIMANTAN BARAT
Kalimantan Barat memiliki potensi berupa hasil bumi diantaranya hasil perkebunan, hasil
pertanian, hasil laut dan pertambangan yang cukup melimpah. Seiring melimpahnya hasil
bumi di Kalimantan Barat maka perlu adanya pengembangan jalur kereta api untuk
memenuhi kebutuhan pergerakan barang khususnya dan juga penumpang sehingga dapat
merangsang pertumbuhan pembangunan di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini
adalah menganalisis pembangunan moda kereta api Pontianak–Aruk, Kalimantan Barat
layak dibangun atau tidak secara ekonomi dengan metode pendekatan surplus produsen.
Data yang digunakan merupakan data dari studi terdahulu berupa data PDRB dan ATTN
2011. Berdasarkan parameter analisis studi kelayakan ekonomi yang digunakan pada
pembangunan moda kereta api Pontianak–Aruk, Kalimantan Barat tidak layak untuk
dibangun dan dioperasikan dilihat dari hasil perhitungan suku bunga ADB sebesar 14,4%
(dengan biaya pembebasan lahan) waktu periode 30 tahun dengan nilai NPV sebesar Rp-
10.273.494.593.186-, besarnya nilai BCR yang didapat 0,13 dan nilai IRR sebesar 0,39%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).STUDI KELAYAKAN EKONOMI MODA KERETA API PONTIANAK – ARUK, KALIMANTAN BARAT ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI KELAYAKAN EKONOMI MODA KERETA API PONTIANAK – ARUK, KALIMANTAN BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
MLA Style
.STUDI KELAYAKAN EKONOMI MODA KERETA API PONTIANAK – ARUK, KALIMANTAN BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.STUDI KELAYAKAN EKONOMI MODA KERETA API PONTIANAK – ARUK, KALIMANTAN BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text