// <![CDATA[KAJIAN PERILAKU JEMBATAN BUSUR TUBULAR (CFST) TERHADAP BEBAN GEMPA]]> Dr. Tech. Aswandy., Ir., M.T. Ilham Hasan P.T. /22-2012-028 Penulis
Jembatan pelengkung merupakan jenis jembatan bentang panjang yang memiliki beberapa jenis material pembentuk, salah salah satunya adalah baja tubular. Dalam beberapa kasus, baja tubular sering diisi dengan beton untuk menghasilkan kekakuan struktur yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan perilaku struktur jembatan pelengkung baja yang diisi campuran beton (CFST) dengan jembatan pelengkung baja hollow terhadap kombinasi beban khususnya terhadap beban gempa. Analisis dilakukan dengan melakukan pemodelan kedua jenis jembatan tersebut pada program CSI Bridge. Untuk beban gempa, analisis yang digunakan adalah analisis dinamis dengan metode respon spektrum. Hasil analisis gaya dalam menunjukkan, struktur pelengkung CFST yang memiliki kapasitas penampang lebih besar dapat mereduksi gaya dalam yang terjadi di elemen girder. Analisis terhadap beban gempa menunjukkan bahwa model struktur jembatan pelengkung CFST memiliki periode getar yang lebih lama yakni 2,1 detik, sedangkan periode getar model struktur jembatan pelengkung baja hollow 1,63 detik. Hal tersebut menunjukkan, pada saat terjadi beban gempa model struktur jembatan pelengkung CFST dapat mengayun lebih lama.