// <![CDATA[PERANCANGAN VIDEO INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA INFORMASI BAHAYA MINUMAN BERALKOHOL]]> Aldrian Agusta, M.Ds. IRFAN MUHAMMAD MAJID / 33-2012-085 Penulis
Minuman beralkohol bagi sebagian orang merupakan bukti kejantanan atau ke-modern-an dalam pergaulan. Ironisnya minuman ini tidak hanya dikomsumsi oleh orang dewasa, akan tetapi kaum remaja sudah mulai coba-coba mencicipinya. Pola hidup yang tidak sehat yang banyak diterapkan oleh kaum dewasa awal ini juga dapat membentuk sebuah ketergantungan. Salah satunya adalah ketergantungan pada obat-obatan terlarang dan alkohol. Ketergantungan (addiction) adalah ketergantungan fisik pada suatu obat. Ketergantungan psikologis (psychological dependence) adalah kebutuhan untuk menggunakan obat-obatan untuk mengatasi masalah dan stres. Obat-obatan psikoaktif, yaitu semua obat yang mempengaruhi sistem syaraf untuk mengubah keadaan, mengubah persepsi dan mengubah suasana hati; memiliki peran yang kuat dalam ketergantungan baik fisik maupun psikologis. Pemulihan bagi pecandu alcohol dalam perspektif Islam adalah bagaimana individu itu bisa mengendalikan emosi dirinya untuk tidak minum minuman yang beralkohol. Terlebih jika alcohol dijadikan pelarian dari masalah-masalah yang tengah dihadapi. Individu yang menjadi pecandu alcohol umumnya bersifat pemarah dan rentan mendapatkan penyakit ganas seperti knker yang bisa menyebabkan kematian.