// <![CDATA[KAJIAN PEMBUATAN SELONGSONG SOSIS DENGAN PROSES FERMENTASI AIR KELAPA MENGGUNAKAN SISTEM BATCH REAKTOR]]> Salafudin, ST.,M.Sc Yulianti Pratama, ST.,MT Tari Septiani/ 25-2012-022 Penulis
Penggunaan bahan kemasan makanan yang banyak digunakan saat ini memiliki kekurangan yaitu sulit untuk diuraikan sehingga dapat mencemari lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan kemasan adalah penggunaan edible film. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi optimum porositas cetakan edible film dengan cara memvariasikan porositas cetakan edible film dan pengaruh adanya penambahan O2 murni terhadap pembentukan nata dengan cara membedakan sistem suplai O2 ke dalam reaktor. Proses fermentasi ini menggunakan sistem batch reaktor dalam skala laboratorium yang dioperasikan pada suhu 28oC. Perlakuan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu, variasi porositas cetakan semen yang terdiri dari FAS 0,4; Tanpa CMC, FAS 0,4;CMC 0,8%, FAS 0,4;CMC 0,6%, FAS 0,45;CMC 1%, FAS 0,45;CMC 0,8%, dan FAS 0,45;CMC 0,6% , dan variasi porositas cetakan screen yang terdiri dari M120, M135, M152, dan M192. Adapun pengukuran parameter pada penelitian ini melputi SEM-EDS, BOD, COD, TPC, kadar glukosa, dan pH, dengan metode pengukuran yang digunakan adalah ZAF Method Standardless Quantitative Analysis, titrasi winkler, titrimetri, pour plate method, luff schrool, dan potensiometri. Hasil yang paling optimum diperoleh pada perlakuan dua dengan variasi cetakan screen M192, dimana nata yang dihasilkan memiliki massa unsur karbon (C) dan oksigen (O) berturut-turut sebesar 62,16% dan 35,96% dengan kondisi pada permukaan nata yang terbentuk bersifat halus. Berdasarkan persentase penurunan nilai parameter BOD5 sebesar 73,88%, COD sebesar 26,01%, kadar glukosa sebesar 92,42%, pH sebesar 27,24% dan peningkatan nilai TPC sebesar 62,65% menunjukan bahwa telah terjadi proses sintesis glukosa menjadi selulosa oleh Acetobacter xylinum. Selain itu, adanya penambahan O2 dengan sistem suplai O2 murni secara langsung ke dalam reaktor mempengaruhi proses pertumbuhan dan metabolisme bakteri Acetobacter xylinum dalam menghasilkan nata dengan kualitas baik dari segi kerapatan jaringan selulosa.