// <![CDATA[PEMBUATAN BAHAN BAKAR CAIR DARI BATUAN BITUMEN DAERAH BUTON DENGAN PROSES PIROLISIS]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Suparman Juhanda, Ir., M.Eng. Valery Allan Ghazian/ 14-2012-033 Penulis Fadjar Suryana /14-2012-067 Dosen Pembimbing 1
Penggunaan energi alternatif merupakan salah satu langkah yang dilakukan untuk mengurangi pemakaian minyak bumi. Synthetic fuels adalah energi alternative yang memanfaatkan suatu material hidrokarbon selain minyak bumi dan natural gas untuk dikonversi menjadi bahan bakar. Salah satu synthetic fuels adalah minyak bitumen yang berasal dari bitumen padat. Bitumen padat ialah suatu serpih yang mengandung zat organic, apabila dipanaskan pada temperature tinggi diatas 400oC akan menghasilkan hidrokarbon cair yang serupa dengan minyak bumi. Metode yang digunakan dalam pembuatan minyak sintesis adalah metode pirolisis, yaitu batuan bitumen padat mengalami proses dekomposisi senyawa organik menjadi senyawa gas dan kemudian dikondensasikan menjadi produk cair. Produk cair yang dihasilkan pada setiap variasi kemudian dianalisis %yield dan API gravity, kedua hasil analisis tersebut digunakan sebagai dasar penentuan kondisi optimum pada proses pirolisis. Variasi percobaan yang digunakan dalam proses pirolisis bitumen padat adalah variasi temperature pirolisis (400OC, 450 OC, 500 OC, 550 OC, 600 OC), variasi waktu pirolisis (60, 90, 120, 150, 180 menit), variasi penambahan katalis (5%, 10%, 15%), dan penambahan katalis teraktivasi basa. Berdasarkan hasil analisis produk cair yang didapat, kondisi optimum proses pirolisis diperoleh pada temperature pirolisis 450oC, waktu pirolisis 150 menit