// <![CDATA[Perancangan Desain Interior Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung]]> Saryanto, S.Sn., M.T. Putra Fajar Arrachman / 312012011 Penulis
Museum Permainan Tradisional termasuk dalam tipologi museum anak-anak yang menampilkan jenis benda cagar budaya yaitu permainan anak tradisional. Apabila dibandingkan dengan museum anak yang telah ada, maka museum anak harus mewadahi kegiatan seperti tur galeri, pertunjukan, dan memiliki sarana edukasi sesuai dengan tema yang dimiliki oleh museum itu sendiri. Museum anak-anak di seluruh dunia menawarkan berbagai tampilan benda-benda yang dipamerkan secara menarik seperti dibuat khusus untuk anak-anak. Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung merupakan Sebuah tempat atau sarana untuk mengingatkan kembali Kepada generasi muda dan para orang tua bahwa Indonesia Memiliki banyak permainan tradisional yang kini semakin hilang tergerus zaman. Perencanaan ini diharapkan dapat mengingatkan kembali permainanpermainan yang mendukung sportivitas, kemampuan sosialisasi, intelegensia, dan imajinasi anak-anak. Koleksi yang di pamerkan terdiri dari permainan permainan tradisional jawa barat yang dibagi berdasarkan storyline yang telah dibuat, yaitu Permainan Anak Tradisional membuat dan menggunakan Alat, Permainan Anak Tradisional tidak menggunakan alat, Permainan Anak Tradisional Berdasarkan Tempat dan Waktu tertentu. Benda koleksi secara penyajiannya akan di pamerkan didalam museum berupa berbagai jenis permainan tradisional jawa barat. Berdasarkan pada lokasi dimana bangunan eksisting berada yaitu di kota Bandung. Aktivitas yang dilakukan secara keseluruhan sama dengan kegiatan di museum pada umumnya. Namun penyajian benda koleksi dibuat se interaktif mungkin dengan beberapa artefak , diorama penyajian permainan, serta simulasi permainan . Peranan elemen-elemen desain dalam membentuk atmosfer museum merupakan hal yang sangat mendasar dalam perancangan sebuah museum ,hal ini merupakan salah satu faktor mendasar dalam terbentuknya suatu pencitraan yang dapat mendukung karya, dapat menarik pengunjung atau sebaliknya . Tujuan perencanaan desain interior ini adalah untuk memberikan wadah bagi anak anak untuk mengenal permainan tradisional dengan cara ikut memainkannya kembali , selain itu dibutuhkan sistem pengendalian preventif dalam penyajian koleksi Permainan – permainan yang ada di Museum Permainan Anak Tradisional Jawa Barat ini. Untuk menjawab permasalahan penelitian, maka digunakan metode pendekatan penelitian kualitatif. Dalam metode pendekatan penelitian kualitatif data diperoleh melalui kegiatan observasi, penelusuran data kepustakaan, dan wawancara secara terbatas dengan informan terpilih. Data di analisis dengan metode deskriptif analisis dengan SWOT.