Perancangan Desain Interior Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung
Museum Permainan Tradisional termasuk dalam tipologi museum anak-anak yang
menampilkan jenis benda cagar budaya yaitu permainan anak tradisional. Apabila
dibandingkan dengan museum anak yang telah ada, maka museum anak harus mewadahi
kegiatan seperti tur galeri, pertunjukan, dan memiliki sarana edukasi sesuai dengan tema
yang dimiliki oleh museum itu sendiri. Museum anak-anak di seluruh dunia menawarkan
berbagai tampilan benda-benda yang dipamerkan secara menarik seperti dibuat khusus
untuk anak-anak. Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung merupakan Sebuah
tempat atau sarana untuk mengingatkan kembali Kepada generasi muda dan para orang
tua bahwa Indonesia Memiliki banyak permainan tradisional yang kini semakin hilang
tergerus zaman. Perencanaan ini diharapkan dapat mengingatkan kembali permainanpermainan
yang mendukung sportivitas, kemampuan sosialisasi, intelegensia, dan
imajinasi anak-anak. Koleksi yang di pamerkan terdiri dari permainan permainan
tradisional jawa barat yang dibagi berdasarkan storyline yang telah dibuat, yaitu
Permainan Anak Tradisional membuat dan menggunakan Alat, Permainan Anak
Tradisional tidak menggunakan alat, Permainan Anak Tradisional Berdasarkan Tempat
dan Waktu tertentu. Benda koleksi secara penyajiannya akan di pamerkan didalam
museum berupa berbagai jenis permainan tradisional jawa barat. Berdasarkan pada lokasi
dimana bangunan eksisting berada yaitu di kota Bandung. Aktivitas yang dilakukan
secara keseluruhan sama dengan kegiatan di museum pada umumnya. Namun penyajian
benda koleksi dibuat se interaktif mungkin dengan beberapa artefak , diorama penyajian
permainan, serta simulasi permainan .
Peranan elemen-elemen desain dalam membentuk atmosfer museum merupakan
hal yang sangat mendasar dalam perancangan sebuah museum ,hal ini merupakan salah
satu faktor mendasar dalam terbentuknya suatu pencitraan yang dapat mendukung karya,
dapat menarik pengunjung atau sebaliknya .
Tujuan perencanaan desain interior ini adalah untuk memberikan wadah bagi anak
anak untuk mengenal permainan tradisional dengan cara ikut memainkannya kembali ,
selain itu dibutuhkan sistem pengendalian preventif dalam penyajian koleksi Permainan –
permainan yang ada di Museum Permainan Anak Tradisional Jawa Barat ini. Untuk
menjawab permasalahan penelitian, maka digunakan metode pendekatan penelitian
kualitatif. Dalam metode pendekatan penelitian kualitatif data diperoleh melalui kegiatan
observasi, penelusuran data kepustakaan, dan wawancara secara terbatas dengan
informan terpilih. Data di analisis dengan metode deskriptif analisis dengan SWOT.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).Perancangan Desain Interior Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung ().Desain Interior:FAD
Chicago Style
.Perancangan Desain Interior Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung ().Desain Interior:FAD,2017.Text
MLA Style
.Perancangan Desain Interior Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung ().Desain Interior:FAD,2017.Text
Turabian Style
.Perancangan Desain Interior Museum Permainan Anak Jawa Barat di Bandung ().Desain Interior:FAD,2017.Text