// <![CDATA[USULAN PENERAPAN METODE SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI JUMLAH PRODUK CACAT KERAMIK DISERTAI PERHITUNGAN FINANSIAL PADA PT. ELIANA KERAMIK]]> Dwi Kurniawan, S.T, M.T Yogi Gustaman /13-2011-168 Penulis
Six Sigma paling tepat didefinisikan sebagai metode peningkatan proses bisnis yang bertujuan untuk menemukan dan mengurangi faktor-faktor penyebab kecacatan dan kesalahan, megurangi waktu siklus dan biaya operasi, meningkatkan produktivitas, memenuhi kebutuhan pelanggan yang lebih baik, mencapai tingkat pendayagunaan aset yang belih tinggi, serta mendapatkan imbal hasil atas investasi yang lebih baik dari segi produksi maupun pelayanan. Metode ini diterapkan untuk menyelesaikan masalah cacat yang terjadi pada produk (keramik) yang diproduksi PT. Elina keramik. Metodologi penyelesaian sederhananya ialah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control) yang menggabungkan bermacam-macam perangkat statistik serta pendekatan perbaikan proses lainnya (Seven Tools: Diagram Pareto, Histogram, Diagram Fishbone, Check Sheet, Diagram Alir, Diagram Pencar, dll). Di dalam laporan ini juga berisi perhitungan finansial yaitu Biaya Kehilangan yang terdiri dari 2 bagian antara lain biaya kerugian produksi dan biaya kehilangan pendapatan. Di dalam laporan ini juga ada perhitungan BEP atau Break Even Point atau titik impas, titik di mana entitiy/company/business dalam keadaan belum memperoleh keuntungan, tetapi juga tidak merugi. BEP juga diartikan analisis untuk menentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang harus dijual kepada konsumen pada harga tertentu untuk menutupi biaya-biaya yang timbul serta mendapatkan keuntungan / profit.