// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS KARPET PESAWAT BOEING B737-800 BERDASARKAN METODE FAILURE MODE& EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (Studi Kasus di PT. GMF AeroAsia Unit Covering& Dressing)]]> Gita Permata Liansari, S.T., M.T. Muhammad Hafidz Lazuardi/13-2011-082 Penulis Dr. Kusmaningrum Soemadi, Ir., M.T.
Pada penelitian ini menjelaskan tentang usulan perbaikan kualitas produk karpet pesawat terbang Boeing B737-800 di Unit TJO-5 PT. GMF AeroAsia. Unit TJO-5 PT. GMF AeroAsia telah melakukan perbaikan dalam proses produksi, namun perbaikan tersebut masih belum dapat mengurangi jumlah cacat secara signifikan. Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi bentuk kegagalan produk. Tahap untuk melakukan metode FMEA yaitu mengidentifikasi Failure Mode, Failure Effect, Potential Causes, menentukan rating Severity, Occurance, dan Detection untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN). Setelah memperoleh nilai RPN selanjutnya melakukan analisis dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mencari akar penyebab masalah.