// <![CDATA[RANCANGAN JIG FIXTURE UNTUK PROSES PENCEKAMAN KOMPONEN SIDE PLATE DI UD. ADNAN MULTIGUNA]]> Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. RIZKY SEPTIANA /13-2012-126 Penulis Melati Kurniawati, S.TP., M.T.
Saat ini industri manufaktur di Indonesia tengah berkembang pesat, pertumbuhan industri manufaktur secara umum terus membaik dari tahun ke tahun. Faktor pendukung tercapainya target pertumbuhan industri manufaktur pada tahun ini terutama oleh tingginya konsumsi di dalam negeri. Hal ini membuat kinerja produksi dan penjualan pelaku industri manufaktur terus terjaga. Selain itu, saat ini investor dalam negeri maupun asing semakin rajin berinvestasi pada perindustrian manufaktur. Peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja pada industri manufaktur di masa sekarang ini masih dominan dalam melakukan aktivitas manufaktur dengan bantuan alat produksi. Dalam melakukan aktivitas produksi tentunya suatu industri manufaktur mengadakan produksi massal dalam merancang produk ataupun benda kerja yang akan dibuat. Tujuannya adalah agar mempermudah ketika proses pembuatan produk dengan jumlah yang banyak, memaksimalkan efisiensi dalam pembuatan produk, dan perubahan setup proses operasi yang terlalu lama. Dalam produksi massal suatu perusahaan manufaktur menetapkan harga produk berdasarkan biaya produksinya. Kegiatan produksi benda kerja dilakukan berdasarkan peramalan dan permintaan pasar. Penggunaan alat bantu dalam produksi manufaktur merupakan salah satu langkah yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi. Alat bantu pada kegiatan manufaktur berfungsi untuk mengarahkan benda kerja sehingga dalam proses manufaktur suatu produk bisa di produksi dengan lebih efisien. Selain itu alat bantu juga dapat berfungsi untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan, agar kualitasnya sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan. Alat bantu mempunyai beberapa fungsi dalam proses produksi, antara lain menurunkan biaya manufaktur, dengan penggunaan alat bantu waktu produksi bisa dikurangi. Selain itu dengan adanya alat bantu maka penggunaan operator atau tenaga kerja bisa dikurangi. Fungsi alat bantu yang lainnya yaitu menjaga kualitas produk agar produk yang dihasilkan lebih presisi dan meningkatkan produksi dengan mengurangi waktu setup ketika proses pemesinan. Laporan tugas akhir ini membahas mengenai alat bantu rancangan jig dan fixture. Pemilihan alat bantu yang akan digunakan pada proses produksi tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan yang dibutuhkan. Alat bantu jig dan fixture yang digunakan pada laporan tugas akhir ini adalah untuk proses pelubangan/drill komponen side plate. Jika dilihat dari aspek biaya dan waktu setup yang dibutuhkan, penggunaan alat bantu jig dan fixture pada produk side plate dapat menurunkan biaya manufaktur sehingga perusahaan dapat mendapatkan keuntungan yang signifikan. Selain itu juga dapat meningkatkan fleksibilitas dalam aktivitas produksinya dengan memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan, karena produk yang dihasilkan lebih presisi dan akurat.