PERANCANGAN ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WIRELESS MENGGUNAKAN SENSOR GYROSCOPE BERBASIS KONTROLER ATmega 328 DAN ATmega 2560
Pada penelitian ini, sensor Gyroscope digunakan sebagai alat pengukur
sudut lutut. Pengukuran sudut ini dilakukan untuk mendiagnosis penyakit pada
pasien yang mengalami gangguan atau cedera lutut seperti Osteoporosis (OP),
Osteoarthritis (OA) dan lain sebagainya. Selain itu, sudut lutut pun digunakan
sebagai variabel diagnosa atau evaluasi pola jalan manusia. Pada penelitian ini
digunakan media komunikasi radio frekuensi 2,4 GHz untuk dapat mentransfer
data sudut lutut secara wireless. Sensor Gyroscope ditempelkan pada suatu divais
mekanik berbahan acrylic sebagai representasi sistem tungkai kaki bawah dan
sistem tungkai kaki atas. Kedua sensor tersebut digunakan untuk mengukur
percepatan sudut dari kedua sistem tungkai kaki. Kemudian data tersebut diolah
menjadi nilai sudut lutut menggunakan kontroler berbasis Arduino. Pengujian alat
ini mencakup pengujian sistem tungkai kaki bawah, sistem tungkai atas dan
sistem komunikasi data. Dari hasil dari pengujian diperoleh nilai error dari alat ini
adalah 3 derajat untuk sistem tungkai bawah dan 2 derajat untuk sistem tungkai
atas. Sistem komunikasi data wireless juga telah berhasil mengirimkan data sudut
dengan pencuplikan sebesar 51 persen dari jumlah data yang dikirim.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).PERANCANGAN ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WIRELESS MENGGUNAKAN SENSOR GYROSCOPE BERBASIS KONTROLER ATmega 328 DAN ATmega 2560 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WIRELESS MENGGUNAKAN SENSOR GYROSCOPE BERBASIS KONTROLER ATmega 328 DAN ATmega 2560 ().Teknik Elektro:FTI,2017.Text
MLA Style
.PERANCANGAN ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WIRELESS MENGGUNAKAN SENSOR GYROSCOPE BERBASIS KONTROLER ATmega 328 DAN ATmega 2560 ().Teknik Elektro:FTI,2017.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN ALAT UKUR SUDUT TEKUK LUTUT WIRELESS MENGGUNAKAN SENSOR GYROSCOPE BERBASIS KONTROLER ATmega 328 DAN ATmega 2560 ().Teknik Elektro:FTI,2017.Text