// <![CDATA[IMPLEMENTASI LINEAR CONGRUENTIAL GENERATOR UNTUK PENGACAKAN QR CODE PADA APLIKASI PRESENSI]]> Dewi Rosmala, S.Si., M.IT. Yusup Miftahuddin, S.kom., MT. Mochamad Tangguh Angga Prawira /15-2012-076 Penulis
QR Code merupakan jenis kode matriks dua dimensi dengan fungsionalitas utama yaitu dapat mudah dibaca dan memiliki jumlah data yang lebih banyak dibandingkan dengan barcode. QR Code dapat difungsikan sebagai kode presensi dalam perkuliahan. Kode presensi QR Code yang digunakan akan diacak pada setiap pertemuannya dengan menggunakan metode Pseudo-Random Number Generator (PRNG), supaya tidak terjadi pengulangan kode presensi yang sama pada setiap pertemuan kuliah. Algoritma pengacakan kode yang digunakan adalah algoritma Linear Congruential Generators (LCG) yang dirangkai dengan 16 digit number dan disimpan pada sistem server presensi sebagai kode presensi bagi mahasiswa. Sistem server yang dibangun untuk presensi tersebut menggunakan framework slim yang berfungsi sebagai penyimpanan dan pengiriman data yang berkaitan dengan presensi. Sistem ini akan menerima data jadwal matakuliah, lalu jadwal yang diterima akan dilakukan generate QR Code acak oleh dosen, kemudian mahasiswa melakukan scan QR Code menggunakan smartphone atau memasukkan kode presensi pada web, data mahasiswa yang diterima akan dilakukan pengecekan pada server presensi dan disimpan pada server database jika data sesuai. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kode presensi dalam QR Code acak mampu menghasilkan lebih dari 24.761 QR Code yang masing-masing berbeda dalam 100000 iterasi dan memiliki tingkat keberhasilan pengacakan kode sebesar 100%. Hal tersebut dapat dibuktikan karena tidak adanya pengulangan kode acak yang dihasilkan pertama kali oleh generator dan data kode presensi yang dihasilkan memiliki validitas yang sama antara perhitungan sistem dan manual.