// <![CDATA[PEMODELAN SPASIAL UNTUK PENENTUAN LOKASI TERBAIK TEMPAH PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH (Studi Kasus:]]> Hary Nugroho, Ir., M.T. Melan Nano Firmansyah /232012044 Penulis
Sampah merupakan material sisa dari aktivitas yang dilakukan manusia. Terdapat tiga faktor utama yang berpengaruh atas timbulnya sampah, yaitu tingkat konsumsi, tingkat pendapatan dan tingkat kepadatan penduduk (World Bank, 1999). Pada tahun 2014 penduduk Kabupaten Sumedang tercatat sebanyak 1.125.125 jiwa (BPS Sumedang, 2014). Perkiraan volume sampah yang dihasilkan 3.270 m3 dan volume sampah yang tertangani oleh pemerintah kabupaten melalui Badan Lingkungan Hidup baru 150 m3 (BAPPEDA, 2014). Tujuan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui lokasi terbaik dan memprediksi seberapa lama lokasi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah tersebut dapat menampung sampah yang ada di Kabupaten Sumedang. Pengolahan data yang dilakukan meliputi digitasi, rektifikasi, pembobotan, skoring, dan overlay hingga menjadi peta. Proses analisis kesesuaian menggunakan perhitungan dengan metode equal interval. Dalam hasil analisis kesesuaian zonasi TPA Sampah dibagi menjadi empat kelas yaitu, Sangat Sesuai, Sesuai, Cukup Sesuai, dan Tidak Sesuai. Area yang bisa didirikan TPA Sampah yang baru merupakan area dengan hasil kesesuaian Sangat Sesuai. Hasil analisis menunjukan 4.791 titik sebaran lokasi yang berpotensi untuk dijadikan perencanaan TPA Sampah di Kabupaten Sumedang.