EVALUASI MASTERPLAN DATA KEBENCANAAN DALAM RANGKA MEMBANGUN GEODATABASE KEBENCANAAN PROVINSI JAWA BARAT
(Studi Kasus : BPBD Provinsi Jawa Barat)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerbitkan peraturan tentang
standardisasi data kebencanaan yang diatur dalam Peraturan Kepala BNPB
Nomor 8 Tahun 2011. Peraturan tersebut belum menjelaskan secara detail
mengenai struktur data dan basisdata kebencanaan. Sehingga, Sumarno, dkk
(2015) menyusun masterplan data kebencanaan dengan studi kasus BPBD
Kabupaten Bandung. Agar dapat diimplementasikan, masterplan data
kebencanaan yang telah disusun dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Tujuan dari
penelitian adalah untuk mengevaluasi masterplan data kebencanaan dalam rangka
membangun geodatabase kebencanaan Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini
menggunakan pendekatan metodologi Enterprise Architecture Planning (EAP).
Tahapan dalam EAP meliputi studi literatur, identifikasi kembali data
kebencanaan, pembangunan kembali struktur data, perancangan kembali basisdata
kebencanaan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah evaluasi rancangan basisdata
kebencanaan Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari 101 data kebencanaan yang
bersumber dari 20 kustodian.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).EVALUASI MASTERPLAN DATA KEBENCANAAN DALAM RANGKA MEMBANGUN GEODATABASE KEBENCANAAN PROVINSI JAWA BARAT
(Studi Kasus : BPBD Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI MASTERPLAN DATA KEBENCANAAN DALAM RANGKA MEMBANGUN GEODATABASE KEBENCANAAN PROVINSI JAWA BARAT
(Studi Kasus : BPBD Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2017.Text
MLA Style
.EVALUASI MASTERPLAN DATA KEBENCANAAN DALAM RANGKA MEMBANGUN GEODATABASE KEBENCANAAN PROVINSI JAWA BARAT
(Studi Kasus : BPBD Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.EVALUASI MASTERPLAN DATA KEBENCANAAN DALAM RANGKA MEMBANGUN GEODATABASE KEBENCANAAN PROVINSI JAWA BARAT
(Studi Kasus : BPBD Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2017.Text