// <![CDATA[MEMBANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ZONA RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT]]> Angga Sukma Putra /23-2012-069 Penulis Dr. Yackob Astor, S.T.,M.T.
Kecamatan Parongpong termasuk dalam Kabupaten Bandung Barat, wilayah ini sering terjadi bencana tanah longsor. Menurut data dari BNPB Kabupaten Bandung Barat semenjak tahun 2014-2016 terjadi 10 kejadian bencana longsor. Kecamatan Parongpong sering terjadi bencana tanah longsor di setiap tahunnya dikarenakan wilayah ini memiliki curah hujan yang tinggi, topografi pegunungan serta dilalui oleh sesar lembang yang dapat berpotensi terjadinya bencana tanah longsor. Penelitian membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) zona rawan longsor dengan melakukan metode pembobotan terhadap parameter yang mempengaruhi terjadinya longsor, yaitu: kelerengan, penggunaan lahan, jenis geologi, dan curah hujan. Hasil penelitian diperoleh SIG dan Peta Zona Rawan Longsor di Kecamatan Parongpong yang dibagi menjadi lima kelas zona kerawanan longsor, yaitu: tidak rawan (7,10 – 13,96), agak rawan (13,97 – 20,82), cukup rawan (20,83 – 27,68), rawan (27,69 – 34,54), dan sangat rawan (34,55 – 41,40). Informasi dari penelitian ini menampilkan zonasi kerawanan longsor serta jalur evakuasi sebagai bentuk mitigasi terhadap bencana tanah longsor di Kecamatan Parongpong.