KAJI EKSPERIMENTAL SISTEM DISTILASI BIOETANOL KAPASITAS KETEL 25 LITER
Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki biodiversitas sangat besar. Di
negeri ini terdapat ribuan jenis tumbuhan dan hewan yang beraneka ragam.
Tumbuhan dan hewan tersebut memiliki potensi dan manfaat yang bisa
dipergunakan dan salah satu jenis tumbuhan yang bisa di manfaatkan yaitu
tumbuhan jenis umbi-umbian. Selain bisa dikonsumsi, umbi-umbian ini bisa
dijadikan bahan baku pembuatan bioetanol. Bioetanol merupakan bahan bakar
alternatif yang berasal dari tumbuhan. Untuk memanfaatkan singkong menjadi
bioetanol perlu adanya proses galatinasi, fermentasi, dan distilasi.
Proses distilasi merupakan cara pemisahan zat cair dari campurannya
berdasarkan perbedaan titik didih, dimana secara garis besar proses distilasi
dilakukan dengan cara zat cair dipanaskan hingga titik didihnya dan uap hasil
pemanasan tersebut masuk ke dalam alat pendingin (kondensor) untuk mengubah
fasa uap menjadi cair melalui proses pengembunan. Dalam penelitian ini, sistem
distilasi bioetanol yang berhasil di realisasikan kemudian di uji. Dari pengujian,
diperoleh bahwa untuk kapasitas ketel 25 liter dengan komposisi 2,25 liter etanol
dan 22,75 liter air, dihasilkan etanol sebanyak 1684 ml dalam waktu 43 jam 45
menit. Luaran lain yang diharapkan dari penelitian ini, adalah dapat mengetahui
efektivitas kondensor untuk sistem distilasi bioetanol.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).KAJI EKSPERIMENTAL SISTEM DISTILASI BIOETANOL KAPASITAS KETEL 25 LITER ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.KAJI EKSPERIMENTAL SISTEM DISTILASI BIOETANOL KAPASITAS KETEL 25 LITER ().Teknik Mesin:FTI,2017.Text
MLA Style
.KAJI EKSPERIMENTAL SISTEM DISTILASI BIOETANOL KAPASITAS KETEL 25 LITER ().Teknik Mesin:FTI,2017.Text
Turabian Style
.KAJI EKSPERIMENTAL SISTEM DISTILASI BIOETANOL KAPASITAS KETEL 25 LITER ().Teknik Mesin:FTI,2017.Text