// <![CDATA[FAKTOR PENGARUH TINGKAT PELAYANAN TRANS METRO BANDUNG BERDASARKAN PERSEPSI PENUMPANG]]> Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., M.T. Floragusmia /22-2011-068 Penulis
Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Jawa Barat yang mengalami masalah kemacetan akibat tingginya pengguna kendaraan pribadi. Trans Metro Bandung (TMB) merupakan angkutan massal yang menjadi salah satu upaya pemerintah Kota Bandung untuk meningkatkan pelayanan publik khususnya pada sektor transportasi darat dan alternatif mengurangi kemacetan Kota Bandung. Metode yang digunakan pada pengambilan sample adalah sample random sampling dengan ukuran sampel sebanyak 80 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna Trans Metro Bandung Koridor 3. Kuesioner penelitian dirancang berdasarkan lima dimensi kualitas jasa, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan analisis faktor. Perhitungan dilakukan dengan program SPSS. Berdasarkan 17 variabel pengamatan dihasilkan 4 faktor yaitu faktor pertama adalah kemudahan dalam transaksi dan kemudahan dalam mendapatkan armada, faktor kedua adalah ketanggapan petugas dan kemudahan pelayanan, faktor ketiga adalah kenyamanan dan ketepatan waktu dan faktor keempat adalah tersedianya fasilitas dengan tarif yang layak.