// <![CDATA[BANDUNG CANCER HOSPITAL RUMAH SAKIT KANKER BANDUNG :]]> Mochammad Amiruloh / 212011136 Dosen Pembimbing 1 Bambang Subekti, Ir, MT Udjianto Pawitro Ir.,MSP
Jumlah penderita kanker di Indonesia semakin bertambah dari tahun ke tahun. Penyakit kanker merupakan penyakit mematikan yang tidak hanya mengganggu kondisi fisik, namun juga kondisi psikologis dari pasien kanker. Efek psikologis buruk yang ditimbulkan terhadap pasien kanker di antaranya depresi, cemas, hilang kontrol, tertekan, menurunnya kepercayaan diri, menolak kenyataan, terjadi gangguan kognitif, dan frustasi. Hal ini menandakan bahwa dibutuhkannya suatu fasilitas yang dapat membantu proses penyembuhan melalui sisi medis serta pendekatan non-medis (psikologis) pasien kanker. Rumah Sakit Kanker di Bandung ini merupakan fasilitas kesehatan yang dikhususkan untuk penderita kanker. Rumah sakit ini dirancang dengan standar rumah sakit khusus Kelas B, yang memiliki kapasitas 100 tempat tidur. Rumah sakit ini memberikan perawatan yang bersifat medis dan menekankan pada perawatan non-medis pasien kanker. Dengan perawatan non-medis ini diharapkan dapat memperbaiki pola hidup pasien kanker. Oleh karena itu, perancangan rumah sakit ini menggunakan pendekatan tema “healing architecture”. Pendekatan tema “healing architecture” dimaksudkan agar perancangan fisik rumah sakit kanker ini dapat membantu proses penyembuhan pasien kanker secara psikologis. Fokus tema perancangan mengacu pada hal-hal yang dinilai berpengaruh pada kondisi psikologis pasien kanker, berupa “therapeutic space” yaitu lingkungan yang dapat memberikan efek terapi pada pasien kanker. Pendekatan tema perancangan yang digunakan diharapkan dapat menghadirkan suatu lingkungan terapi yang dapat membantu proses penyembuhan pasien kanker. Kata Kunci: penderita kanker, psikologis, healing architecture, therapeutic space.