// <![CDATA[EKSPRESI STRUKTUR PADA GEDUNG PAGELARAN SENI TARI TRADISIONAL JAWA BARAT DI KABUPATEN BANDUNG BARAT]]> Eggi Septianto, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Alif Syarifudin / 212013256 Penulis Ir. H. Ucu Makmur Kosasih, M.M.Pd. Dosen Pembimbing 2
Kota Bandung telah banyak memunculkan seniman-seniman yang terkenal di Indonesia, namun saat ini sarana gedung pagelaran yang ada belum mencukupi untuk mewadahi kegiatan berekspresi dan berapresiasi untuk melestarikan dan pengembangan setiap pertunjukan seni di Jawa Barat. maka perlu disadari pentingnya sebuah gedung pertunjukan yang memadai untuk setiap seniman dan pelaku kesenian agar bias berekspresi menyalurkan karya mereka dan sekaligus menunjukkan kepada masyarakat luas. Gedung pertunjukan seni yang dirancang mengkolaborasikan antara struktur dengan makna filosofi gerakan yang ada pada seni tari ketuk tilu ke dalam desain bangunannya, makna dari seni tari tradisional ditinjau melalui karakter-karakter yang muncul dalam tari tradisional, seperti dari seni tari, hingga Gerakan apa saja yang ada di dalam tari tradisional ketuk tilu. Setelah didapat semua karakter-karakter tersebut maka dibuat gubahan massanya atau bentuknya, karakter seni tari tersebut akan diterapkan ke dalam strukturalnya dari mulai pemilihan kriteria strukturnya sampai rupa jenis strukturalnya. sehingga bangunan yang dirancang merepresentasikan makna seni tari tradisional tersebut melalui strukturnya dalam bentuk ekspresi struktur. seni tari tersebut akan diterapkan ke dalam strukturalnya dari mulai pemilihan kriteria strukturnya sampai rupa jenis strukturalnya. sehingga bangunan yang dirancang merepresentasikan makna seni tari tradisional tersebut melalui strukturnya dalam bentuk ekspresi struktur.