// <![CDATA[IDENTIFIKASI DESAIN TROTOAR DI JALAN R.E. MARTADINATA, BANDUNG]]> BRIAN HENRY JOURDAN /242012002 Penulis Ratna Agustina ST., MT., DEA
Jalan merupakan sarana vital yang perlu mendapat perhatian serius, agar aktifitas orang-orang yang ada di dalam sebuah kota menjadi tidak terhambat. Untuk itulah pembangunan jalan yang terkonsep dan terencana secara baik sangat diperlukan. Sejalan dengan pendapat tersebut, Bentley (1985) menyatakan bahwa hampir semua jalan dirancang untuk penggunaan gabungan dari kendaraan bermotor dan pejalan kaki. Jalan hendaknya dirancang terperinci sehingga kendaraan bermotor tidak akan mengalahkan pejalan kaki. Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan sumbu jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keselamatan pejalan kaki yang bersangkutan. Trotoar berfungsi sebagai jalur penghubung antar pusat kegiatan, blok ke blok, persil ke persil, ruang interaksi sosial; pendukung keindahan dan kenyamanan kota; serta jalur evakuasi bencana. Jalan R.E. Martadinata dipilih sebagai wilayah penelitian karena Jalan R.E. Martadinata menghubungkan berbagai macam pusat kegiatan yaitu pendidikan, perkantoran, perdagangan dan jasa, dan pemukiman. Selain itu, trotoar pada Jalan R.E. Martadinata mengalami perbaikan pada akhir tahun 2015, sehingga tanggapan dari pengguna trotoar diperlukan untuk membuat desain trotoar agar sesuai dengan yang diinginkan oleh pengguna trotoar dan sesuai peraturan yang berlaku. Identifikasi Terhadap Desain Trotoar di Jalan R.E. Martadinata Bandung bertujuan untuk mengembangkan desain trotoar di Jalan R.E. Martadinata Bandung, agar kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pejalan kaki dapat terjamin. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan kondisi eksisting (kondisi sekarang) dengan standar yang berlaku dan preferensi dari pengguna trotoar. Aspek-aspek yang dibahas dalam desain trotoar ini meliputi; kondisi fisik trotoar dan street furniture yang tersedia di trotoar tersebut. Selain itu, preferensi yang diperoleh dari pengguna trotoar juga mempengaruhi desain yang akan dibuat sebagai hasil dari penelitian ini. Diperoleh bahwa kondisi eksisting trotoar di Jalan R.E. Martadinata Bandung belum sesuai dengan standar yang berlaku. Berdasarkan kenyataan yang diperoleh dari hasil tersebut, maka perlu dilakukan pengembangan desain pada trotoar di Jalan R.E. Martadinata Bandung untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi penggunanya. Desain yang dikembangkan akan dibuat berdasarkan standar yang berlaku, persepsi pengguna dan benchmark dari luar negeri yang telah berhasil dalam perancangan desain trotoarnya.