KETAHANAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH TERHADAP SULFAT DAN KLORIDA
Ketahanan beton dalam lingkungan yang korosif sangat diperlukan, menurut hasil penelitian beton
geopolimer memiliki ketahanan yang lebih baik dari beton biasa. Beton geopolimer dalam penelitian
ini adalah beton tanpa menggunakan semen sedikitpun tetapi menggunakan campuran fly ash
Suralaya 1 dan Suralaya 2 sebagai material pengganti semen. Penelitian dilakukan untuk mengetahui
ketahanan beton geopolimer berbasis fly ash terhadap zat kimia berupa asam sulfat (H2SO4) dan asam
klorida (HCl) dengan konsentrasi sebesar 10%. Parameter yang diamati adalah kuat tekan, cepat
rambat gelombang, pH, permeabilitas permukaan dan tarik belah yang dilakukan pada umur beton
7, 14, 21 dan 28 hari. Benda uji kuat tekan dan pH menggunakan kubus 5 cm × 5 cm × 5 cm sebanyak
3 buah dan benda uji cepat rambat gelombang dan tarik belah menggunakan silinder berukuran 10
cm × 20 cm 3 buah dan benda uji permeabilitas permukaan mengunakan silinder berukuran 15 cm ×
30 cm 3 buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi larutan sebesar 10% yang digunakan
untuk perendaman beton geopolimer berbasis fly ash terlalu tinggi sehingga ketahanan beton
geopolimer tersebut mengalami penurunan yang signifikan baik dari segi kekuatan, kepadatan,
kandungan dan kondisi fisik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).KETAHANAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH TERHADAP SULFAT DAN KLORIDA ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KETAHANAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH TERHADAP SULFAT DAN KLORIDA ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
MLA Style
.KETAHANAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH TERHADAP SULFAT DAN KLORIDA ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.KETAHANAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH TERHADAP SULFAT DAN KLORIDA ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text