GEDUNG PAGELARAN MUSIK JAWA BARAT
Jawa Barat memiliki banyak macam kesenian, salah satu kesenian tradisional Jawa Barat adalah musik. Untuk menciptakan ekosistem musik diperlukan 5 pilar, pilar pertama adalah musisi, kedua adalah infrastruktur, ketiga adalah proses belajar, ke empat adalah pengembangan industri Dan terakhir pilar kelima adalah sosial budaya. Dari kelima pilar ekosistem musik, pilar kedua masih menjadi persoalan yaitu dari segi infrastruktur, kebutuhan ruang untuk memfasilitasi masih kurang dan perlu ditanggapi. Lokasi penyelenggara pementasan seni musik tradisional maupun modern lebih banyak dilaksanakan di Kota Bandung.
Di Kabupaten Bandung Barat, khusunya di Kecamatan Cikalong Wetan yang direncanakan sebagai pengembangan kampus ITB Walini belum ada fasilitas gedung pertunjukan untuk menampung aktifitas para seniman musik tradisional Jawa Barat dan musik modern ber genre pop dan jazz. Oleh Karena itu dibutuhkan gedung pagelaran seni untuk mengenalkan dan mengembangkan seni musik tradisional dan modern khas Jawa Barat. Tema yang diusungkan
adalah Techno Art, tema ini dipilih untuk mendukung pengembangan kampus ITB yang berinisiatif membangun Green Techno-Art Campus dan mencoba menampilkan kesenian musik tradisional dengan konsep modern yang disesuaikan dengan keinginan masyarakat untuk menikmati musik dengan kualitas pertunjukan yang baik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).GEDUNG PAGELARAN MUSIK JAWA BARAT ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.GEDUNG PAGELARAN MUSIK JAWA BARAT ().Arsitektur:FTSP,2017.Text
MLA Style
.GEDUNG PAGELARAN MUSIK JAWA BARAT ().Arsitektur:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.GEDUNG PAGELARAN MUSIK JAWA BARAT ().Arsitektur:FTSP,2017.Text