// <![CDATA[BRAND COMMUNICATION MUSEUM MANDALA WANGSIT SILIWANGI SEBAGAI WISATA EDUKASI]]> Asep Ramdhan, S.Ds., M.M. Ratu Farah Faadhilah / 33-2013-045 Penulis
Museum Mandala Wangsit Siliwangi yang didirikan pada 23 Mei 1966 di Jalan Lembong, Bandung oleh Panglima Divisi Siliwangi ke 8 yaitu Kolonel Ibrahim Adji. Museum ini merupakan museum senjata yang digunakan pada saat perang antara Jepang dan Indonesia. Seiring berjalannya waktu, museum ini jauh dari kata menarik padahal museum tersebut jaraknya sangat dekat dengan tempat wisatawan berakhir pekan, tetapi museum ini diibaratkan tertimbun di antara cafe, mall, dan hotel megah disekitarnya. Saat ini, Museum Mandala Wangsit Siliwangi hanya dikenal sebagai tempat museum pribadi karena jumlah pengunjung lebih dari sedikit. Brand Communication merupakan solusi untuk memecahkan permasalahan ini agar membangun citra dan karakteristik museum. Membangun awareness dan pengetahuan masyarakat tentang museum. Jadi akan lebih terbuka dengan potensi sejarah dan pengetahuan sehingga masyarakat tidak hanya mengingat Museum Mandala Wangsit Siliwangi sebagai tempat menyimpan barang-barang kuno yang tidak bermanfaat.