// <![CDATA[EDUKASI AKTIVITAS SNORKELING BERTANGGUNG JAWAB MELALUI SERI ANIMASI]]> Aditya Januarsa, M.Ds Okyviane Liunic / 33-2013-074 Penulis
Indonesia sebagai negara yang memiliki wilayah laut yang luas, yaitu sekitar 3.273.810 km2, memiliki potensi sumber daya alam bawah laut yang besar. Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di dalam bentang laut Coral Triangle (Segitiga Terumbu Karang Dunia), sebuah kawasan yang merupakan rumah bagi berbagai spesies ikan, karang dunia, dan penyu laut. Hal ini menjadikan Indonesia memiliki keberagaman potensi laut yang menarik untuk dinikmati melalui wisata bahari. Saat tuntutan dari peminat wisata bahari semakin banyak, maka penyedia jasa pun semakin banyak, namun di satu sisi, kualitas ekosistem laut tidak berkembang dan cenderung berkurang. Wisata bahari yang diangkat dalam permasalahan ini dikerucutkan kepada aktivitas snorkelingnya. Hal ini dikarenakan kerusakan yang dihasilkannya. Ekosistem bahari yang sehat sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan, baik budaya, ekonomi, dan cara hidup masyarakat. Merespon permasalahan ini, melalui media seri animasi dan berbagai media pendukungnya, target dapat lebih paham dan berkontribusi guna menjadikan ekosistem bahari Indonesia yang sustainable (berkelanjutan).