// <![CDATA[PENGUJIAN KEKUATAN SAMBUNGAN ADHESIVE PADA BUTT JOINT DAN SCARF JOINT]]> Ali, ST., MT Dosen Pembimbing 1 IMANUEL ADHI N.W / 12 2013 088 Penulis 0410047106 - Eka Taufiq Firmansyah P A, ST., MT. Dosen Pembimbing 2
Adhesive (perekat) didefinisikan sebagai bahan yang mampu menyambungkan atau menyatukan kedua permukaan benda yang terpisah sehingga mempunyai kekuatan yang memadai saat dikenai beban. Sambungan adhesive itu sendiri berarti adalah penyambungan suatu bahan baik sama maupun berbeda jenis materialnya dengan memanfaatkan kontak permukaan ditambahkan dengan adhesive (perekat) sebagai media penyambungnya.. Ada beberapa adhesive yang dapat digunakan untuk logam, diantaranya : epoxy, acrilik, silicon, dan polyutherane. Sambungan Adhesive juga merupakan salah satu jenis sambungan yang memiliki beberapa keuntungan dibandingkan sambungan yang lainnya, maka perlunya kajian tentang sambungan adhesive ini. Dalam tugas akhir ini akan dilakukan kajian tentang pembuatan serta pengujian tarik spesimen butt joint dan scarf joint menggunakan adhesive karena jenis sambungan ini mudah dibuat serta mudah divariasikan. Maka dibuatnya spesimen butt joint dan scarf joint dengan ukuran 15,65 mm x 15,77 mm untuk memudahkan dalam pengujian serta ekonomis dari segi biaya. Pada spesimen butt joint dibuatnya variasi ketebalan adhesive yang digunakan sebesar 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm serta variasi kekasaran dengan amplas no 60, 120, 240 sedangkan pada spesimen scarf joint dibuatnya variasi kekasaran dengan amplas no 60, 120, 240 (sudut 70°) dan variasi sudut sebesar 30°, 45°, 60° serta variasi ketebalan adhesive sebesar 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm (sudut 70°). Hal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kekasaran permukaan, besar sudut sambungan, serta ketebalan adhesive yang digunakan terhadap kekuatan sambungan tersebut dari hasil uji tarik yang dilakukan.