// <![CDATA[DESAIN TEBAL PERKERASAN LENTUR LANDAS PACUBANDARA SOEKARNO-HATTA, TANGERANG MENGGUNAKAN METODE DESIGN & MAINTENANCE GUIDE 27, INGGRIS]]> 8860110016 - Silvia Sukirman., Ir.,M. Si Dosen Pembimbing 1 Aldo Budi Prayoga /22 2013 297 Penulis
Perkerasan merupakan salah satu komponen pada runway yang harus didesain dan dievaluasi agar dapat melayani lalu-lintas pesawat sehingga tidak menyebabkan kerusakan dan mengakibatkan terganggunya kinerja bandara. Design & maintenance guide 27 merupakan panduan dalam perencanaan tebal perkerasan lentur runway yang digunakan di Inggris. Studi kasus pada penelitian ini adalah mendesain tebal perkerasan lentur runway 3 Bandara Soekarno-Hatta. Ditentukan 3 alternatif repetisi beban yaitu alternatif 1 dengan asumsi 50% penerbangan internasional dan 50% penerbangan domestik, alternatif 2 dengan asumsi 75% penerbangan internasional dan 25% penerbangan domestik, alternatif 3 dengan asumsi 100% penerbangan internasional. Dari hasil desain berdasarkan tiga alternatif repetisi beban didapatkan hasil yang sama yaitu, tebal Marshall Asphalt Surface Course 40 mm, tebal Marshall Asphalt Binder Course 60 mm, Marshall Asphalt Base Course 120 mm, Type FH Drylean Concrete 401 mm untuk jenis bound base material HSBBM dan tebal Marshall Asphalt Surface Course 40 mm, tebal Marshall Asphalt Binder Course 60 mm, Marshall Asphalt Base Course 120 mm, Type F Drylean Concrete 563 mm untuk jenis bound base material BBM.