STUDI KETERSEDIAAN LANDAS HUBUNG KELUAR (EXIT TAXIWAY) PADA BANDAR UDARA
Pesawat memiliki spesifikasi dan kemampuan teknis yang berbeda, antara lain dalam hal
penggunaan runway dan kecepatan pesawat saat landing. Lokasi exit taxiway dipilih sedemikian
rupa sehingga setiap pesawat memperoleh titik yang ideal untuk keluar dari runway. Sesuai dengan
rumusan dari peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/77/VI/2005, exit
taxiway perlu dirancang untuk mempersingkat waktu penggunaan runway yang diperlukan oleh
pesawat sehingga runway bisa dengan cepat digunakan kembali oleh pesawat lainnya. Tujuan
penelitian ini untuk menentukan ketersediaan dan lokasi exit taxiway berdasarkan jenis pesawat dan
prediksi kepadatan jumlah penerbangan pada suatu bandar udara, dengan menggunakan
pendekatan pemenuhan kebutuhan penerbangan yang efektif. Hasil penelitian mengevaluasi sejauh
mana exit taxiway memenuhi kebutuhan, terutama terhadap kesiapan untuk didarati oleh pesawat
yang mempunyai karakteristik berbeda. Penelitian ini merekomendasikan beberapa alternatif di
antaranya dengan menambah 1 buah exit taxiway dari semula 4 buah menjadi 5 buah dengan sudut
30o, mengganti exit taxiway sudut 90o menjadi 30o.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).STUDI KETERSEDIAAN LANDAS HUBUNG KELUAR (EXIT TAXIWAY) PADA BANDAR UDARA ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI KETERSEDIAAN LANDAS HUBUNG KELUAR (EXIT TAXIWAY) PADA BANDAR UDARA ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
MLA Style
.STUDI KETERSEDIAAN LANDAS HUBUNG KELUAR (EXIT TAXIWAY) PADA BANDAR UDARA ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.STUDI KETERSEDIAAN LANDAS HUBUNG KELUAR (EXIT TAXIWAY) PADA BANDAR UDARA ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text