// <![CDATA[PERKUATAN ELEMEN STRUKTUR AKIBAT PERUBAHAN FUNGSI BANGUNAN]]> 0410087101 - Nur Laeli Hajati, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Priskila Uli Fransiska Simarmata /22 2013 293 Penulis
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia banyak sekali bangunan yang dialihfungsikan sehingga beban yang direncanakan pada awal pembangunan tidak sesuai lagi dengan beban pada bangunan yang sudah diubah fungsinya. Dalam penelitian ini elemen struktur yang mengalami perlemahan diberikan perkuatan dengan memberikan pelat baja setebal 10 mm pada bagian sisi luar elemen struktur. Dari hasil penelitian, struktur yang sudah mengalami perlemahan karena perubahan fungsi bangunan kembali kuat menahan beban yang sudah ditambahkan. Hal ini dibuktikan dengan nilai momen lentur kolom pada saat beban berlebih sebesar 366,749 KNm dan setelah diberi perkuatan berubah menjadi 471,379 KNm lebih kecil dari 1088,652 KNm. Pada elemen balok momen lentur setelah diberikan beban berlebih 94,956KNm kurang dari 163,782 KNm sehingga tidak diperlukan perkuatan pada balok. Kondisi Performance Point, struktur berada pada level B sampai dengan Immadiate Occupancy (IO) yaitu kondisi dimana ketika terjadi gempa, tidak ada kerusakan struktural maupun non-struktural yang berarti pada struktur.