STUDI MENGENAI PERANCANGAN CAMPURAN BETON CARA SNI MEMADAT MANDIRI (SELF COMPACTING CONCRETE)
Menurut Okamura, perancangan campuran beton memadat mandiri dicapai dengan cara menambahkan bahan tambahan jenis High Range Water Reducer (HRWR) yang dapat mengurangi kebutuhan air, memperkecil penggunaan agregat kasar, menambahkan penggunaan agregat halus dan menambahkan powder. Cara tersebut umumnya digunakan untuk beton mutu tinggi, sedangkan untuk beton mutu biasa yang tidak menggunakan powder masih belum dikembangkan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini dengan mengacu kepada cara SNI. Kuat tekan rencana 20 MPa dan 30 MPa. Ukuran maksimum agregat kasar yang digunakan adalah 10 mm, 20 mm, 40 mm dan dosis superplasticizer yang digunakan adalah 0,5%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5% dari berat semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria dari EFNARC campuran beton berperilaku memadat mandiri jika memiliki nilai slumpflow minimal 52 cm. Dari hasil pengujian terungkap bahwa campuran beton normal cara SNI dapat berperilaku memadat mandiri jika menggunakan ukuran maksimum agregat kasar 10 mm dengan slump rencana 60 mm–180 mm, kadar superplasticizer minimal 2% dari berat semen, dan kadar volume pasir minimal 48,5% dari volume agregat gabungan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).STUDI MENGENAI PERANCANGAN CAMPURAN BETON CARA SNI MEMADAT MANDIRI (SELF COMPACTING CONCRETE) ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI MENGENAI PERANCANGAN CAMPURAN BETON CARA SNI MEMADAT MANDIRI (SELF COMPACTING CONCRETE) ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
MLA Style
.STUDI MENGENAI PERANCANGAN CAMPURAN BETON CARA SNI MEMADAT MANDIRI (SELF COMPACTING CONCRETE) ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.STUDI MENGENAI PERANCANGAN CAMPURAN BETON CARA SNI MEMADAT MANDIRI (SELF COMPACTING CONCRETE) ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text