// <![CDATA[KAJIAN PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI KATALIS PADA PEMBUATAN BAHAN BAKAR CAIR DARI LIMBAH BAN MELALUI PROSES PIROLISIS]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Suparman Juhanda, Ir., M.Eng. Faudzia Yuliawan Hendi Pratama/ 14-2013-083 Penulis Herdi Taufik /14-2013-109 Dosen Pembimbing 1
Kebutuhan akan bahan bakar minyak merupakan hal yang kerap kali menjadi masalah di Indonesia. Kebutuhan akan bahan bakar minyak di Indonesia yang mencapai 67,7 juta kL berbanding terbalik dengan kapasitas kilang nasional yang hanya mencapai 33,5 juta kL. Hal tersebut pun mendorong pengembangan bahan bakar alternatif sebagai pemenuhan sebagian kebutuhan akan bahan bakar. Selain itu, produksi ban di Indonesia yang mengalami peningkatan setiap tahunnya dan menyebabkan peningkatan jumlah limbah ban. Salah satu alternatif solusi mengatasi permasalahan diatas adalah dengan melakukan pirolisis pada limbah ban agar diperoleh bahan bakar cair. Tujuan dari penelitian secara umum yaitu mempelajari pembuatan bahan bakar cair dari ban bekas menggunakan proses pirolisis. Adapun tujuan khususnya yaitu untuk mengetahui pengaruh dari jenis katalis yang digunakan serta konsentrasinya terhadap bahan bakar yang dihasilkan dari proses pirolisis berdasarkan nilai %yield, viskositas, densitas, nilai kalor, dan komposisi hidrokarbon dari produk cair yang dihasilkan. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah ban bekas bagian dalam sepeda motor dengan ukuran ± 1 cm2. Proses menggunakan katalis zeolit dan kaolin yang dilakukan pada suhu 450OC selama 90 menit. Zeolit yang digunakan untuk proses pirolisis berupa zeolit tanpa proses aktivasi, zeolit dengan aktivasi secara kimiawi dengan reaktan asam dan basa. Konsentrasi katalis untuk proses pirolisis divariasikan antara 5-20% berat umpan ban bekas dengan interval 5%. Alat yang digunakan untuk proses pirolisis adalah fixed bed reactor. Hasil yang didapat menunjukan bahwa penggunaan kaolin dengan konsentrasi 20%w/w dari umpan ban bekas menghasilkan produk paling baik dengan nilai %yield sebesar 68,26%. Nilai densitas dari produk berada pada rentang 867,50 – 870,16 kg/m3, viskositas pada rentang 1,45 – 2,3 cSt, nilai kalor sebesar 10.217 kcal/kg dan senyawa penyusun yang dominan dalam produk merupakan Limonene (C10H16). Produk cair terbaik hasil pirolisis memiliki sifat fisik densitas serta viskositas menyerupai karakteristik solar sedangkan nilai kalor dan komposisinya menyerupai kerosene.