// <![CDATA[POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA INDUSTRI TAHU DESA GIRIHARJA KABUPATEN SUMEDANG]]> 0409056501 - Dr. Etih Hartati, Ir., M.T. WIDIANTO NUGROHO/25-2013-057 Penulis Djaenudin,S.T.,M.T
Dalam proses pembuatannya, industri tahu Desa Giriharja Kabupaten Sumedang menghasilkan limbah yang jika langsung dibuang ke lingkungan tanpa melalui proses penanganan terlebih dahulu maka berpotensi terjadi pencemaran lingkungan. Salah satu metode dalam penanganannya yaitu produksi bersih dengan metode pemetaan bahan organik pada setiap proses. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kesetimbangan massa bahan organik total solid (OTS) dari proses produksi, dan menentukan alternatif produksi bersih. Penelitian ini dilakukan pada industri tahu dengan metoda observasi, gravimetri untuk parameter OTS, potensiometri untuk parameter temperatur dan pH dan refluks tertutup untuk metoda COD. Dari hasil pemetaan bahan organik setiap proses, kandungan bahan organik tertinggi adalah limbah cair pekat (whey) sebesar 137.826 gram OTS/hari, pH berada di 5,41 dan temperatur berada 61ᵒC. Pilihan alternatif yang dapat diterapkan untuk industri tahu yaitu pembuatan daur ulang air, produksi nata de soya, produksi biogas, produksi pakan ternak, produksi produk makanan dan good housekeeping.