POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA INDUSTRI TAHU DESA GIRIHARJA KABUPATEN SUMEDANG
Dalam proses pembuatannya, industri tahu Desa Giriharja Kabupaten Sumedang
menghasilkan limbah yang jika langsung dibuang ke lingkungan tanpa melalui
proses penanganan terlebih dahulu maka berpotensi terjadi pencemaran
lingkungan. Salah satu metode dalam penanganannya yaitu produksi bersih dengan
metode pemetaan bahan organik pada setiap proses. Penelitian ini dilakukan untuk
menentukan kesetimbangan massa bahan organik total solid (OTS) dari proses
produksi, dan menentukan alternatif produksi bersih. Penelitian ini dilakukan pada
industri tahu dengan metoda observasi, gravimetri untuk parameter OTS,
potensiometri untuk parameter temperatur dan pH dan refluks tertutup untuk metoda
COD. Dari hasil pemetaan bahan organik setiap proses, kandungan bahan organik
tertinggi adalah limbah cair pekat (whey) sebesar 137.826 gram OTS/hari, pH
berada di 5,41 dan temperatur berada 61ᵒC. Pilihan alternatif yang dapat
diterapkan untuk industri tahu yaitu pembuatan daur ulang air, produksi nata de
soya, produksi biogas, produksi pakan ternak, produksi produk makanan dan good
housekeeping.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA INDUSTRI TAHU DESA GIRIHARJA KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA INDUSTRI TAHU DESA GIRIHARJA KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Lingkungan:FTSP,2017.Text
MLA Style
.POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA INDUSTRI TAHU DESA GIRIHARJA KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Lingkungan:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA INDUSTRI TAHU DESA GIRIHARJA KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Lingkungan:FTSP,2017.Text