// <![CDATA[STUDI KOORDINASI RELAY JARAK SEBAGAI PROTEKSI UTAMA DAN OCR,GFR SEBAGAI PROTEKSI CADANGAN LOKAL PADA JARINGAN TRANSMISI 150KV GI KARANGJOANG - HARAPAN BARU]]> Dipo Alam Prakasa Hadi /112011022 Penulis Syahrial, ST., M.T. Teguh Arfianto, ST., M.T
Suatu Sistem tenaga listrik pada umumnya terdiri dari beberapa unsur penting yaitu system pembangkitan, system transmisi, dan system distribusi. Pembangkitan tenaga listrik terdiri dari beberapa jenis pembangkitan seperti PLTA, PLTD dan lainya. Energy listrik yang di bangkitkan oleh system pembangkitan harus disalurkan melalui jaringan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 KV yang sangat rentan terjadinya gangguan, jaringan SUTT 150KV sangat diutamakan keandalannya, sehingga keberlangsungan pengiriman daya listrik akan sampai ke pelanggan dengan baik. Untuk membuat jaringan SUTT 150 KV yang andal, perlu adanya sebuah system yang mampu memproteksi apabila terjadi gangguan. Oleh karena itu peulis akan melakukan studi koordinasi rele jarak sebagai proteksi utama, dan rele OCR, GFR sebagai rele cadangan pada jaringan SUTT 150KV GI harapan Baru – Karang joang. Dari hasil perhiutngan dan simulasi arus hubung singkat 1 fasa, 2 fasa, dan 3fasa arus terbesar berada pada jarak gangguan 10% atau terdekat dengan sumber. Dan hasil penalaan rele jarak Zona 1 sekunder yaitu sebesar 3.57 ohm dengan waktu tunda selama 0 detik. Zona 2 sekunder sebesar 5.35 ohm dengan waktu tunda selama 0.8 detik, dan Zona 3 sekunder sebesar 6.06 ohm dengan waktu tunda selama 1.6 detik. Dan untuk penalaan rele arus lebih Arus Iset primer sebesar 180 A, TMS 0.2 yang akan bekerja selama 1 detik. Sedangkan untuk penalaan rele gangguan fasa tanah (GFR) Iset primer sebesar 30A, TMS 0.42, yang akan bekerja selama 1 detik untuk membackup rele jarak apabila gagal memproteksi gangguan