// <![CDATA[KARAKTERISTIK DAN POLA PERGERAKAN PENDUDUK PINGGIRAN KOTA BANDUNG DI KAWASAN BANDUNG TIMUR (STUDI KASUS KECAMATAN GEDEBAGE, KECAMATAN RANCASARI DAN KECAMATAN BUAH BATU)]]> KANIA ARIYANI RISYALAINA /242013057 Penulis Ratna Agustina, S.T., M.T., DEA
Pembangunan perkotaan kini terus berkembang hingga ke daerah pinggiran kota, hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah pendudukk yang pesat sehingga menimbulkan tuntutan kebutuhan akan lahan untuk tempat tinggal atau tempat bermukim meningkat. Lahan di perkotaan sudah sangat sulit untuk didapatkan sehingga alternatif pembangunan hunian beralih ke daerah pinggiran kota tersebut dan mengakibatkan terjadinya perubahan guna lahan yang awalnya sebagai lahan pertanian berubah menjadi lahan non pertanian. Kawasan Bandung Timur adalah kawasan pinggiran Kota Bandung yang merupakan salah satu kawasan dimana saat ini menjadi alternatif pembangunan kawasan perumahan atau permukiman. Adanya permukiman di Kawasan Bandung Timur ini akan menyebabkan aktivitas berupa pergerakan atau mobilisasi yang tinggi karena jauh dari pusat kota. Mobilisasi yang tinggi terjadi akibat pola pergerakan penduduk yang akan mengakibatkan permasalahan utama transportasi yang berupa kemacetan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pola pergerakan penduduk Kawasan Bandung Timur yang merupakan daerah pinggiran Kota Bandung. Metode analisis menggunakan metode statistik deskriptif dan metode tabulasi silang pada data home interview yang berupa profil hunian dan penduduk serta travels diary yang merupakan catatan pergerakan harian. Hasil analisis penelitian ini yaitu pola pergerakan penduduk di Kawasan Bandung Timur didominasi oleh pergerakan dengan maksud sekolah, kuliah dan bekerja. Maksud kuliah dan bekerja mempunyai jarak dan waktu tempuh cukup tinggi dibandingkan dengan maksud penduduk untuk bersekolah. Artinya bahwa pergerakan bekerja dan kuliah mempunyai tujuan ke luar kawasan studi. Jauhnya jarak untuk bekerja dan kuliah menjadi dasar utama dalam pemillihan moda transportasi yang digunakan. Rata-rata moda transportasi yang digunakan adalah kendaraan pribadi yaitu motor dan mobil. Analisis tabulasi silang menunjukan bahwa adanya hubungan antara jarak pergerakan dengan moda transportasi yang digunakan