KARAKTERISTIK DAN POLA PERGERAKAN PENDUDUK PINGGIRAN KOTA BANDUNG DI KAWASAN BANDUNG TIMUR (STUDI KASUS KECAMATAN GEDEBAGE, KECAMATAN RANCASARI DAN KECAMATAN BUAH BATU)
Pembangunan perkotaan kini terus berkembang hingga ke daerah pinggiran
kota, hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah pendudukk yang pesat sehingga
menimbulkan tuntutan kebutuhan akan lahan untuk tempat tinggal atau tempat
bermukim meningkat. Lahan di perkotaan sudah sangat sulit untuk didapatkan
sehingga alternatif pembangunan hunian beralih ke daerah pinggiran kota tersebut
dan mengakibatkan terjadinya perubahan guna lahan yang awalnya sebagai lahan
pertanian berubah menjadi lahan non pertanian. Kawasan Bandung Timur adalah
kawasan pinggiran Kota Bandung yang merupakan salah satu kawasan dimana saat
ini menjadi alternatif pembangunan kawasan perumahan atau permukiman. Adanya
permukiman di Kawasan Bandung Timur ini akan menyebabkan aktivitas berupa
pergerakan atau mobilisasi yang tinggi karena jauh dari pusat kota. Mobilisasi yang
tinggi terjadi akibat pola pergerakan penduduk yang akan mengakibatkan
permasalahan utama transportasi yang berupa kemacetan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pola pergerakan
penduduk Kawasan Bandung Timur yang merupakan daerah pinggiran Kota
Bandung. Metode analisis menggunakan metode statistik deskriptif dan metode
tabulasi silang pada data home interview yang berupa profil hunian dan penduduk
serta travels diary yang merupakan catatan pergerakan harian.
Hasil analisis penelitian ini yaitu pola pergerakan penduduk di Kawasan
Bandung Timur didominasi oleh pergerakan dengan maksud sekolah, kuliah dan
bekerja. Maksud kuliah dan bekerja mempunyai jarak dan waktu tempuh cukup
tinggi dibandingkan dengan maksud penduduk untuk bersekolah. Artinya bahwa
pergerakan bekerja dan kuliah mempunyai tujuan ke luar kawasan studi. Jauhnya
jarak untuk bekerja dan kuliah menjadi dasar utama dalam pemillihan moda
transportasi yang digunakan. Rata-rata moda transportasi yang digunakan adalah
kendaraan pribadi yaitu motor dan mobil. Analisis tabulasi silang menunjukan
bahwa adanya hubungan antara jarak pergerakan dengan moda transportasi yang
digunakan
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).KARAKTERISTIK DAN POLA PERGERAKAN PENDUDUK PINGGIRAN KOTA BANDUNG DI KAWASAN BANDUNG TIMUR (STUDI KASUS KECAMATAN GEDEBAGE, KECAMATAN RANCASARI DAN KECAMATAN BUAH BATU) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.KARAKTERISTIK DAN POLA PERGERAKAN PENDUDUK PINGGIRAN KOTA BANDUNG DI KAWASAN BANDUNG TIMUR (STUDI KASUS KECAMATAN GEDEBAGE, KECAMATAN RANCASARI DAN KECAMATAN BUAH BATU) ().Teknik Planologi:FTSP,2017.Text
MLA Style
.KARAKTERISTIK DAN POLA PERGERAKAN PENDUDUK PINGGIRAN KOTA BANDUNG DI KAWASAN BANDUNG TIMUR (STUDI KASUS KECAMATAN GEDEBAGE, KECAMATAN RANCASARI DAN KECAMATAN BUAH BATU) ().Teknik Planologi:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.KARAKTERISTIK DAN POLA PERGERAKAN PENDUDUK PINGGIRAN KOTA BANDUNG DI KAWASAN BANDUNG TIMUR (STUDI KASUS KECAMATAN GEDEBAGE, KECAMATAN RANCASARI DAN KECAMATAN BUAH BATU) ().Teknik Planologi:FTSP,2017.Text