// <![CDATA[ANALISIS KEKUATAN SAMBUNGANADHESIVE JENIS BUTT JOINT & SCARF JOINT MENGGUNAKAN SOFTWARE]]> Ali Attamimi, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 MUSTOFA /12 2013 146 Penulis 0410047106 - Eka Taufiq Firmansyah P A, ST., MT. Dosen Pembimbing 2
Semakin meningkatnya penggunaan sambungan dalam proses perakitan pada suatu struktur, semistruktur dan non-struktur, mendorong berbagai ilmuwan untuk mengembangkan suatu teknik sambungan yang lebih maju di bandingkan dengan teknik sambungan yang telah ada sebelumnya. Salah satu jenis sambungan yang sekarang ini banyak dikembangkan oleh para peneliti adalah sambungan adhesive. Bahkan pada saat ini, sambungan adhesive telah diaplikasikan pada body mobil modern, pesawat ruang angkasa dan kapal selam, dikarenakan sambungan adhesive ini bisa menghemat beban sehingga kontruksinya menjadi lebih ringan dan tentu saja hal ini bisa menghemat biaya produksinya. Terdapat berbagai jenis sambungan adhesive, seperti : single lap, double lap, scarf, bevel, step, butt strap, turbular lap dan lain sebagainya. Namun, dikaitkan dengan geometrinya yang sederhana dan pengaplikasiannya yang lebih luas, studi penelitian yang digunakan pada sambungan adhesive ini adalah tipe sambungan butt joint dan scarf joint. Proses simulasi dengan software abaqus 6.14 sambungan adhesive menggunakan jenis butt joint dan scraf joint untuk material adherend : steel (E=207GPa dan v=0.29) dan material adhesive : epoxy adhesive (E=1.16 GPa dan v=0.39). Proses simulasi kekuatan sambungan butt joint dan scarf joint, menggunakan berbagai variasi berdasarkan kekasaran permukaan sambungan, ketebalan adhesive dan luas penampang/sudut. Setelah itu, didapatkan kekuatan dari butt joint dan scarf joint. Setelah simulasi, dilakukan analisa untuk melihat perbedaan kekuatan butt joint dan scraf joint.