KELAYAKAN FINANSIAL MONOREL KOTA BANDUNG
Kota Bandung merupakan salah satu kota terbesar dan terpadat di Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut berpengaruh pada tingkat mobilitas yang tinggi sehingga dapat menimbulkan kemacetan. Salah satu rencana Pemerintah Kota Bandung untuk mengatasi kemacetan dan mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan sosial dan ekonomi yang akan datang yaitu dengan pembangungan sistem transportasi massal salah satunya yaitu monorel. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji ulang hasil analisis yang telah dilakukan Dinas Perhubungan Kota Bandung dengan meninjau persentase biaya pinjaman konstruksi menggunakan sebelas skenario.
Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan memperhitungkan lima parameter yaitu FNPV, BCR, FIRR, PBP dan ROI. Hasil pendapatan hanya dihitung dari penjualan tiket penumpang monorel. Hasil analisis menyatakan bahwa skenario biaya pinjaman tidak layak secara finansial dengan nilai MARR 6,4% dan dengan suku bunga pinjaman 10%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).KELAYAKAN FINANSIAL MONOREL KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KELAYAKAN FINANSIAL MONOREL KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
MLA Style
.KELAYAKAN FINANSIAL MONOREL KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.KELAYAKAN FINANSIAL MONOREL KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text