PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN RAYA TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG
Perencanaan lapis tambah pada struktur perkerasan jalan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan struktur perkerasan jalan agar dapat melayani beban lalu lintas dengan baik. Metode yang digunakan dalam merencanakan tebal lapis tambah pada penelitian ini yaitu menggunakan metode Pd T-05-2005-B dan AASHTO 1993 berdasarkan data lendutan dari alat Falling Weight Deflectometer (FWD). Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan hasil perencanaan tebal lapis tambah yang didapat dari metode Pd T-05-2005-B dan AASHTO 1993 serta menganalisis parameter apa saja yang berpengaruh dalam perencanaan tebal lapis tambah tersebut. Dari hasil perhitungan didapat tebal lapis tambah untuk metode Pd T-05-2005-B sebesar 16 cm dan 4,375 inch atau sebesar 12 cm untuk metode AASHTO 1993, hasil tersebut menunjukkan bahwa tebal lapis tambah yang diperoleh dari metode Pd T-05-2005-B lebih tebal dibandingkan dengan metode AASHTO 1993, salah satu penyebabnya yaitu karena kondisi temperatur yang digunakan pada kedua metode tersebut berbeda, pada metode Pd T-05-2005-B kondisi temperatur yang digunakan disesuaikan dengan temperatur ruang sebesar 25oC sedangkan kondisi temperatur pada metode AASHTO 1993 disesuaikan dengan temperatur sebesar 20oC, sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi besar ketebalan lapis tambah yang direncanakan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2017).PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN RAYA TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN RAYA TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
MLA Style
.PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN RAYA TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN RAYA TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG ().Teknik Sipil:FTSP,2017.Text