// <![CDATA[ANALISIS BEBAN KERJA FISIK DAN TINGKAT STRESS PETUGAS PENGUMPUL TOL PADA PINTU GERBANG TOL BUAH BATU DENGAN MENGGUNAKAN SMART PULSE]]> Arie Desrianty, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Abby Yan Adiguna /13-2013-108 Penulis
Beban kerja terhadap petugas pengumpul tol merupakan hal yang perlu diperhatikan. Beban kerja yang terlalu berlebihan akan berdampak pada kelelahan petugas pengumpul tol tersebut. Jenis pekerjaan yang tidak memerlukan energi yang besar namun dilakukan secara terus menerus. Banyaknya kendaraan yang keluar melewati pintu gerbang tol buah batu, serta pekerjaan yang dilakukan secara terus menerus dan sifatnya monoton dapat membuat petugas pengumpul tol cepat merasakan kelelahan. Akibat dari kelelahan tersebut dapat berbagai macam yang akan berdampak buruk pada performansi kerja. Penelitian ini membahas mengenai analisis beban kerja fisik dan tingkat stress operator dengan menggunakan alat smart pulse. Shift yang dilakukan analisis penelitian adalah shift pagi dan shift siang dengan jumlah responden sebanyak 31 responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa beban kerja fisik untuk shift pagi mengalami kenaikan dari klasifikasi ringan ke sedang. Shift siang berada pada klasifikasi sedang untuk kedua kondisi. Hasil tersebut karena jenis pekerjaan seperti ini tidak memerlukan energi fisik yang berat. Tingkat mental stress untuk kedua shift mengalami kenaikan yaitu dari klasifikasi low ke high. Tingkat physical stress untuk kedua shift mengalami perubahan untuk shift pagi mengalami kenaikan, sementara untuk shift siang mengalami penurunan. Shift pagi memiliki tingkat beban kerja fisik dan tingkat stress yang lebih tinggi dibanding shift siang. Faktor yang dapat menyebabkan hasil pengolahan data seperti itu tidak terlepas dari waktu istirahat, kondisi lingkungan, dan kebiasaan operator tersebut.