// <![CDATA[MODEL ECONOMIC MANUFACTURING QUANTITY (EMQ) DENGAN PROSES RESTORASI, QUALITY CONTROL PER PRODUK, DAN SCREENING PADA PRODUK MULTI ITEM]]> Arie Desrianty, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Dimas Andriana /13-2012-125 Penulis
Proses produksi yang berlangsung secara terus-menerus akan mengalami penurunan kinerja atau deteriorasi, hal ini dapat mengakibatkan perubahan status sistem. Perubahan status sistem yang dari in-control menjadi out of control. Disaat awal sistem yang in-control akan menghasilkan conforming item dengan probabilitas yang besar akan tetapi dengan penurunan kinerja tersebut sistem yang out of control bisa menghasilkan non-conforming item dengan probabilitas yang besar dibandingkan conforming item. Jumlah non-conforming item bila dihasilkan terlalu banyak akan meningkatkan biaya ekspektasi total biaya penjualan produk Grade B dan mempengaruhi ekspektasi total biaya. Untuk mengatasi permasalahan penurunan kinerja pada sistem, hal yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan restorasi pada sistem agar kembali pada kondisi awal. Ekspektasi total biaya juga akan meningkat apabila pada ekspektasi total biaya quality control biayanya meningkat. Hal ini dapat disebabkan karena pada produk yang sudah dirakit mengalami kecacatan. Kecacatan yang didapat bisa disebabkan karena nonconforming item pada komponen A, atau dari komponen B atau dari kedua komponen tersebut. Produk yang mengalami kecacatan akan langsung di proses rework untuk perbaikan. Produk yang sudah sesuai kualitas akan mengalami proses screening. Proses screening akan membagi produk menjadi dua jenis grade, yaitu produk dengan Grade A dan produk dengan Grade B. Ekspektasi total biaya terdiri dari ekpektasi total biaya produksi, ekspektasi total biaya investasi, ekspektasi total biaya perakitan, ekspektasi total biaya quality control, ekspektasi total biaya screening, ekspektasi total biaya simpan, ekspektasi total biaya garansi, dan ekspektasi total biaya penjualan produk Grade B