// <![CDATA[MODEL ECONOMIC MANUFACTURING QUANTITY (EMQ) DENGAN PROSES RESTORASI, QUALITY CONTROL PER KOMPONEN, DAN SCREENING PADA PRODUK MULTI ITEM]]> Arie Desrianty, S.T, M.T Dosen Pembimbing 1 ASIH DWIPUTRI /13-2012-167 Penulis
Perkembangan pada industri manufaktur menyebabkan perusahaan harus sering melakukan proses produksi. Kegiatan produksi yang terus menerus menyebabkan penggunaan mesin yang terusmenerus pula. Hal ini akan mengakibatkan proses deteriorasi terhadap mesin atau peralatan yang digunakan. Proses deteriorasi merupakan penurunan kinerja mesin atau peralatan akibat penggunaan mesin atau peralatan yang terus-menerus digunakan. Proses deteriorasi juga dapat diakibatkan karena telah habisnya umur masa pakai mesin atau peralatan tersebut. Sistem produksi yang mengalami proses deteriorasi ini akan mengubah status produksi dari status in control menjadi out of control. Pada status in control probabilitas proses produksi menghasilkan conforming item lebih besar. Sedangkan pada status out of control, probabilitas proses produksi menghasilkan non-conforming item lebih besar. Hasil non-conforming item yang dihasilkan akan mempengaruhi total biaya yang harus dikeluarkan. Ekpektasi total biaya akan berubah salah satunya jika terjadi perubahan sistem tersebut. Oleh karena itu, maka dibuatlah model untuk meminimasi ekspektasi total biaya yang harus dikeluarkan untuk setiap produk yang diproduksi, serta mendapatkan lot produksi yang optimum dalam melakukan proses produksi. Model economic manufacturing quantity dibuat untuk mengatasi produk multi item dengan penambahan proses restorasi sebagai proses perbaikan sistem produksi, proses quality control per komponen produk, dan proses screening per produk. Proses restorasi dilakukan untuk memperbaiki sistem produksi sehingga dapat kembali dari status out of control menjadi status in control. Semakin banyak proses restorasi dilakukan akan semakin besar pula biaya yang harus ditambahkan. Selain itu, proses quality control dilakukan pada masing-masing komponen untuk mengurangi produk cacat. Komponen yang termasuk dalam kategori non-conforming item akan dilakukan proses rework sehingga menjadi komponen conforming item. Proses screening dilakukan untuk memilah produk ke dalam grade A dan grade B. Produk grade A akan dijual dengan garansi yang ditentukan, sedangkan produk grade B akan dijual tanpa garansi dengan harga yang lebih murah.