// <![CDATA[USULAN PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI LABORATORIUM PENGUJIAN B4T BERDASARKAN HUBUNGANNYA DENGAN BEBAN KERJA MENTAL]]> 0421067501 - Yoanita Yulianti, ST., S.Psi., MT Dosen Pembimbing 1 FINA ZA’IMAH MAZNAH /13-2013-100 Penulis
Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) merupakan salah satu instansi pemerintah di bawah Kementrian Perindustrian yang bergerak di bidang jasa. Jasa yang diberikan oleh B4T salah satunya adalah standarisasi di bidang pengujian. Berdasarkan data nilai kinerja, ada sekitar 30% dari 18 teknisi Laboratorium Pengujian yang memiliki nilai kurang baik atau di bawah angka 80. Kinerja yang kurang baik dapat disebabkan oleh teknisi yang mendapat tekanan dalam melakukan pekerjaan karena memiliki waktu yang sedikit untuk melakukan pengujian dan terdapat banyak antrian sehingga banyak sampel yang diuji. Tekanan tersebut dapat mengakibatkan beban kerja mental meningkat karena job tidak seimbang dengan waktu yang dibutuhkan. Beban kerja mental yang meningkat dapat mengakibatkan kinerja menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan usulan peningkatan kinerja pegawai dengan menganalisis hubungan beban kerja mental dengan kinerja pegawai. Beban kerja mental pada penelitian ini akan diukur dengan pengukuran subyektif metode Subjective Workload Dominance (SWORD). Setelah itu, dilihat hubungannya dengan nilai kinerja pegawai dengan menggunakan uji korelasi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa koefisien korelasi (r) antara kedua variabel sebesar -0,693, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan nilai kinerja dan berhubungan negatif, sehingga perlu dilakukan usulan peningkatan kinerja pegawai diantaranya perbaikan SOP untuk tugas D dan F yang beban kerjanya dirasa berat oleh teknisi, peremajaan alat uji dan alat bantu yang sudah rusak ataupun tua untuk kelancaran proses pengujian, serta memperbaiki instruksi kerja alat untuk mesin otomatis agar dapat dipahami oleh seluruh teknisi.