// <![CDATA[STUDI ANALISIS SISTEM INSTALASI LISTRIK DI PT INDUSTRI SUSU ALAM MURNI]]> 0414085703 - Ir. Nasrun Hariyanto, M.T Dosen Pembimbing 1 Siti Saodah, M.T., Dosen Pembimbing 2 Gia Ferdiana/112011044 Penulis
Dalam suatu industri dibutuhkan suatu suplai energi listrik yang berkualitas aman dan handal. Oleh karena itu sistem instalasi listrik di PT. Industri Susu Alam Murni perlu dilakukan evaluasi untuk memastikan bahwa instalasinya handal dan telah memenuhi standar kemanan. Cara perhitungan untuk menentukan kapasitas setiap peralatan instalasi listrik dengan mengacu kepada standar instalasi listrik. Pertama dicari utility factor dan connected loadnya untuk menentukan kapasitas transformator. Dari utility factor diketahui memiliki demand load sebesar 71%. Kedua dihitung arus beban penuh dari beban terpasang untuk menentukan kapasitas penghantar dan proteksinya. Kebutuhan daya listrik (demand load) di LVMDP1 sebesar 641,80kW dan untuk beban terpasang (connected load) sebesar 909,82 kW sehingga faktor kebutuhan (demand factor) sebesar 70%. Mempunyai factor daya awal sebesar 0,84 dan factor daya target sebesar 0,96 sehingga dibutuhkan daya reaktif capasitor sebesar 187,191 kVAR sedangkan untuk kebutuhan daya listrik (demand load) di LVMDP2 sebesar 458,57 kW dan untuk beban terpasang (connected load) 629,24 kW sehingga faktor kebutuhan (demand factor) sebesar 72%. Mempunyai factor daya awal sebesar 0,84 dan factor daya target sebesar 0,96 sehingga dibutuhkan daya reaktif capasitor sebesar 162,41 kVAR. Sistem pentanahan yang digunakan adalah sistem TT(Terra-Terra) dengan metoda driven rod dengan panjang rod/elektroda 9 meter dan diameter 16 mm.